Lewat Subuh Keliling, Danramil 0819/25 Perkuat Sinergi dan Kondusivitas Kota Pasuruan

Lewat Subuh Keliling, Danramil 0819/25 Perkuat Sinergi dan Kondusivitas Kota Pasuruan
Danramil 0819/25 Kapten Inf Kariono mewakil Dandim 0819/Pasuruan menghadiri kegiatan Subuh Keliling (Suling) bersama Forkopimda Kota Pasuruan di Masjid Darussalam, Sabtu (31/10/2026). (Foto: istimewa)

PASURUAN – JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Danramil 0819/25 Kapten Inf Kariono mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0819/Pasuruan menghadiri kegiatan Subuh Keliling (Suling) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan di Masjid Darussalam, Jalan Anjasmoro, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan Subuh Keliling ini menjadi sarana memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Subuh Keliling merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.

Selain melaksanakan salat Subuh berjamaah, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi, mempererat ukhuwah Islamiah dan membangun kebersamaan dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Program tersebut merupakan agenda rutin yang digagas Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini menjadi wadah bagi pemerintah daerah dan unsur Forkopimda untuk menjalin kedekatan serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

BACA JUGA  Banjir Bandang Terjang Ratusan Rumah di Kabupaten Kupang-NTT

Kehadiran Kapten Inf Kariono mencerminkan dukungan TNI terhadap kegiatan yang mendorong kebersamaan dan kerja sama lintas instansi.

Melalui kegiatan tersebut, hubungan antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat diharapkan semakin erat.

Kariono mengatakan, Subuh Keliling memiliki peran penting dalam memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan Subuh Keliling ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kita dapat membangun komunikasi yang lebih dekat, menumbuhkan rasa persaudaraan, dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Kariono.

Ia menambahkan, menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA  Siapkan 30 Ribu Lebih Personel, TNI Dukung Penguatan 3T

Kariono berharap hubungan harmonis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjaga. Ia juga mengajak warga menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Melalui komunikasi langsung dalam kegiatan Subuh Keliling, pemerintah dan unsur Forkopimda diharapkan dapat mengetahui berbagai aspirasi serta persoalan yang berkembang di masyarakat untuk dicarikan solusi bersama.

Sinergi yang terbangun melalui kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan tersebut diharapkan dapat memperkuat persatuan, menjaga stabilitas wilayah, serta mendukung terwujudnya Kota Pasuruan yang aman, damai, religius dan harmonis.(ACZ)