Danrem 162/Wira Bhakti Ajak Prajurit Teladani Semangat Sumpah Pemuda

Danrem 162/Wira Bhakti Ajak Prajurit Teladani Semangat Sumpah Pemuda
Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Trisula Gebang, Kota Mataram, NTB, Rabu (28/10/2026). (Foto: Penrem 162/Wira Bhakti)

“Semangat perjuangan pemuda pada 1928 diharapkan terus menginspirasi generasi penerus untuk menjaga keutuhan NKRI dan berperan aktif dalam pembangunan nasional.”

MATARAM-NTB|SUDUTPANDANG.ID – Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief mengajak prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) meneladani semangat Sumpah Pemuda melalui pengabdian, kegigihan dan kepedulian terhadap sesama.

Pesan tersebut disampaikan Danrem 162/Wira Bhakti saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Trisula Gebang, Kota Mataram, Rabu (28/10/2026).

Upacara yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda untuk Indonesia” itu diikuti sekitar 250 prajurit dan PNS se-Garnisun Mataram.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala seksi Korem 162/Wira Bhakti, para komandan dan kepala badan pelaksana jajaran Kodam XXX/Rinambora, para komandan dan kepala badan pelaksana pelayanan Korem 162/Wira Bhakti, serta Dandenpom XXX/Rinambora.

BACA JUGA  Kodim 0820/Probolinggo Dukung Program Sergap

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang dibacakan inspektur upacara, ditegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui karakter patriotik, gigih, dan berempati.

Patriotisme tercermin dalam pengabdian nyata, kegigihan dibutuhkan untuk menghadapi tantangan, sedangkan empati menjadi dasar kepedulian terhadap sesama. Ketiga nilai tersebut dinilai penting untuk mendukung kemajuan bangsa.

Amanat itu juga menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan perkembangan teknologi, tetapi juga dari kualitas karakter serta kepedulian sosial generasi penerus.

Pemuda diharapkan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan, menghasilkan karya, dan memberikan kontribusi nyata tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

BACA JUGA  Babinsa Koramil Boas Bantu Mama Maria Terima BLT Migor

Semangat perjuangan pemuda pada 1928 diharapkan terus menginspirasi generasi penerus untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Melalui kegiatan tersebut, Korem 162/Wira Bhakti menegaskan pentingnya menerapkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat.

“Nilai-nilai itu diharapkan menjadi landasan bagi prajurit dan PNS dalam meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Danrem 162/Wira Bhakti.(ilham/01)