JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Atlet berkuda Nusrtdinov Zayan Fatih dan perenang Michelle Surjadi Fang mendapat kepercayaan memimpin parade kontingen Indonesia pada upacara pembukaan Youth Olympic Games Dakar 2026 di Stadion Abdoulaye Wade, Senegal, Sabtu (31/10/2026) malam waktu setempat atau Minggu (1/11/2026) pagi WIB.
Penunjukan kedua atlet muda tersebut menjadi bagian dari persiapan Tim Indonesia menyambut ajang olahraga multicabang internasional bagi atlet muda yang untuk pertama kalinya digelar di benua Afrika.
Nusrtdinov, yang akrab disapa Dinov, akan membawa bendera Merah Putih sebagai flag bearer. Sementara itu, Michelle dipercaya mengemban tugas membawa papan nama kontingen Indonesia (country name placard) dalam parade pembukaan.
Keputusan tersebut ditetapkan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) bersama Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Dakar 2026, Ita Yuliati.
Dalam parade tersebut, Dinov dan Michelle akan didampingi atlet skateboard Zaidhar Maulana Ibrahim, perenang Reynard Delian Purwanto, serta Ita selaku pimpinan kontingen Indonesia.
Ita menjelaskan, keterlibatan atlet dalam parade pembukaan menyesuaikan ketentuan panitia penyelenggara serta kondisi kedatangan dan jadwal pertandingan masing-masing peserta.
“Berdasarkan regulasi Organizing Committee, hanya atlet dan CdM yang diperbolehkan untuk parade di opening ceremony, sehingga untuk official tidak semuanya bisa mengikuti parade, dan atlet yang ikut parade pun hanya mereka yang sudah tiba di Dakar serta menyesuaikan jadwal pertandingannya,” ujar Ita.
Ketua Federasi Gimnastik Indonesia tersebut menilai kesempatan memimpin parade pembukaan memiliki arti penting bagi perjalanan atlet muda Indonesia. Pengalaman tampil dalam ajang internasional diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi persaingan pada level yang lebih tinggi.
Menurut Ita, Youth Olympic Games bukan sekadar tempat menguji kemampuan atlet, tetapi juga kesempatan membangun mental bertanding, pengalaman internasional, dan kepercayaan diri generasi muda.
Ia berharap pengalaman di Dakar dapat menjadi fondasi bagi lahirnya atlet-atlet elite Indonesia yang mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa pada Olimpiade mendatang.
“Kami berharap pengalaman di Youth Olympic Games dapat menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet elite masa depan yang kelak mengharumkan nama Merah Putih di Olimpiade 2032 maupun 2036,” tambahnya.
Dinov menjadi salah satu atlet yang mencuri perhatian dalam kontingen Indonesia. Atlet equestrian berusia 16 tahun tersebut akan bertanding pada nomor jumping individual.
Keikutsertaannya juga mencatatkan sejarah bagi olahraga berkuda nasional. Dinov menjadi atlet berkuda junior Indonesia pertama yang berhasil lolos ke Youth Olympic Games.
Tiket menuju Dakar diperolehnya melalui jalur kualifikasi Zona Asia dalam FEI Jumping World Challenge Competition 3 pada 2025. Pencapaian tersebut membuka kesempatan bagi Dinov untuk membawa nama Indonesia dalam kompetisi olahraga berkuda tingkat dunia.
Sementara itu, Michelle merupakan perenang berusia 17 tahun yang telah memiliki sejumlah pengalaman berprestasi di tingkat internasional.
Pada Asian Youth Games 2025 di Bahrain, Michelle berhasil meraih medali perunggu. Ia juga mencatatkan dua medali emas dalam nomor 100 meter dan 200 meter gaya kupu-kupu pada SEA Age Group Swimming Championships 2025 di Singapura.
Prestasi tersebut turut diikuti pencatatan rekor meet record SEA Age dan KU-I mid nasional pada nomor yang diikutinya.
Michelle mengaku bangga mendapatkan kepercayaan membawa papan nama kontingen Indonesia dalam upacara pembukaan. Baginya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman istimewa dalam perjalanan karier sebagai atlet muda.
“Sangat bangga bisa ditunjuk menjadi perwakilan atlet yang dipercaya membawa country name placard Indonesia di opening ceremony nanti. Saya sangat excited,” kata Michelle.
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, juga menilai keikutsertaan Indonesia dalam Dakar 2026 memiliki makna tersendiri bagi perkembangan olahraga nasional dan Gerakan Olimpiade.
Pasalnya, Dakar 2026 menjadi edisi pertama Olimpiade yang diselenggarakan di benua Afrika. Kehadiran Indonesia dalam ajang tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkuat persahabatan dan hubungan antarbangsa melalui olahraga.
Oktohari berharap seluruh atlet Indonesia tidak hanya berjuang meraih prestasi, tetapi juga mampu menunjukkan nilai sportivitas, persatuan, dan saling menghormati selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, atlet yang mengenakan seragam Merah Putih membawa tanggung jawab untuk merepresentasikan Indonesia di hadapan masyarakat internasional.
Youth Olympic Games Dakar 2026 berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2026. Ajang ini merupakan edisi keempat Olimpiade Remaja Musim Panas sekaligus menjadi penyelenggaraan pertama kompetisi olahraga Olimpiade di Afrika.
Indonesia mengirimkan 12 atlet yang terdiri atas enam putra dan enam putri. Mereka akan berkompetisi dalam sembilan cabang olahraga, yakni atletik, renang, bulu tangkis, balap sepeda, equestrian, judo, wushu, skateboard, dan triathlon.
Komposisi kontingen yang seimbang antara atlet putra dan putri tersebut mencerminkan semangat kesetaraan gender dalam Gerakan Olimpiade.
Selain itu, penunjukan Ita Yuliati sebagai Chef de Mission juga menjadi bagian dari dukungan NOC Indonesia terhadap pemberdayaan dan kepemimpinan perempuan di dunia olahraga.
Melalui partisipasi di Dakar 2026, Indonesia berharap para atlet muda memperoleh pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan olahraga internasional pada masa mendatang. (AGF/04)











