Peduli Kesehatan Balita, Babinsa Ngadirejo Dampingi Posyandu

Babinsa Desa Ngadirejo saat Pendampingan kegiatan Posyandu bersama Bidan Desa dan Kader Posyandu di Desa Ngadirejo (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID –
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, Babinsa Desa Ngadirejo Koramil 0819/24 Tutur, Sertu Suyanto, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu bersama Bidan Desa dan Kader Posyandu di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Suyanto bersama Bidan Desa dan para kader Posyandu turut berkoordinasi mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, dibahas pula rencana Posyandu Keliling yang akan dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali dengan menyasar seluruh dusun di wilayah Desa Ngadirejo. Program ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita, dalam memperoleh pelayanan kesehatan secara berkala.

BACA JUGA  Pecahkan Rekor, Film Jumbo Tembus 5 Juta Penonton

Tidak hanya pendampingan pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting. Edukasi meliputi pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, pemantauan tumbuh kembang anak melalui Posyandu, serta pemberian MPASI bergizi yang kaya protein hewani bagi bayi di atas usia enam bulan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

Sertu Suyanto menyampaikan bahwa pendampingan Posyandu merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. “Kami sebagai Babinsa akan terus mendukung dan bersinergi dengan Bidan Desa serta Kader Posyandu dalam menyukseskan program kesehatan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga, khususnya para orang tua, agar rutin membawa anaknya ke Posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangannya. Pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini melalui kepedulian bersama, sehingga dapat terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ungkapnya.(ACZ)