TANGERANG – SUDUT PANDANG.ID – Bupati Tangerang, Banten, Moch Maesyal Rasyid menyatakan jangan jadikan perbedaan itu sebagai pemicu pertikaian dan perpecahan, keberagaman harus jadi sumber kekuatan untuk menguatkan persatuan demi kemajuan, keharmonisan dan manfaat bersama.
“Pembangunan daerah tidak mungkin berjalan dengan baik tanpa adanya persatuan dan dukungan seluruh masyarakat, “kata Maesyal di Kecamatan Cikupa, Selasa (3/11/2026).
Ia mengatakan hal itu pada acara
Silaturahmi Kebangsaan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang mengusung tema “Bersatu dalam Keragaman, Harmonis dalam Perbedaan, Kerukunan Tetap Terjaga” digelar di GSG Kecamatan Cikupa.
Ia bilang bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri sehingga dibutuhkan kolaborasi, kepedulian, dan partisipasi semua pihak agar daerah ini semakin maju, aman, nyaman, dan sejahtera.
Ia mengapresiasi kepada Forum Pembauran Kebangsaan yang telah menginisiasi silaturahmi seperti ini sangat penting untuk mempererat persaudaraan, memperkuat komunikasi, dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda-beda.
Masih kata Maesyal bahwa keberagaman masyarakat merupakan kekayaan sosial yang harus dijaga dan dirawat bersama maka perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah belah, melainkan kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati satu dengan yang lainnya.
Namun dengan jumlah penduduk 3,5 juta jiwa yang mendiami 29 kecamatan maka pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya mempererat silahturahmi, komunikasi dan kebersamaan serta kondusifitas wilayah.
Selain memperkuat nilai-nilai kebangsaan, pihaknya juga mengapresiasi kegiatan bakti sosial berupa santunan kepada anak-anak yatim yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.
“Semangat kebangsaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga harus ditunjukkan melalui tindakan nyata dan kepedulian terhadap sesama,” ujar mantan pemain tim Persita Tangerang itu.
Maesyal mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menjaga situasi yang kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya maka setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah, komunikasi, dan semangat kekeluargaan. (WAR)



