KBAM Zona Barat 2026 Diikuti 192 Peserta dari 44 Media

KBAM
Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 Zona Barat diikuti 192 peserta dari 44 media dan berlangsung di GOR Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 3-5 November 2026. (Foto: AGF/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Sebanyak 192 peserta dari 44 media televisi, cetak, dan online akan meramaikan Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 Zona Barat. Turnamen yang mempertemukan para insan pers tersebut berlangsung di GOR Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 3-5 November 2026.

KBAM Zona Barat menjadi penutup rangkaian kejuaraan bulutangkis antar media yang digelar di tiga wilayah Indonesia sepanjang 2026. Sebelumnya, KBAM Zona Tengah berlangsung di Polytron Stadium Universitas Diponegoro, Semarang, pada 13-14 Oktober, disusul Zona Timur di GOR Suryanaga, Surabaya, pada 27-28 Oktober.

Memasuki penyelenggaraan tahun ini, KBAM tetap mempertahankan format pertandingan ganda dengan pembagian tiga kelompok usia. Kategori tersebut meliputi kelompok usia 25-35 tahun, 36-45 tahun, serta 45 tahun ke atas.

Persaingan di Zona Barat diperkirakan berlangsung ketat. Wilayah ini dikenal memiliki jumlah peserta dan keterwakilan media yang cukup besar, termasuk dari industri televisi nasional.

BACA JUGA  Shin Tae-yong Nilai Rafli Punya Potensi

Tercatat 16 stasiun televisi turut mengirimkan pemain, yakni RCTI, TV One, TVRI, MNC TV, Trans 7, MD TV, ANTV, Garuda TV, Sinpo TV, Metro TV, Jawa Pos TV, iNews, Global TV, Nusantara TV, Rajawali TV, dan Jak TV.

Corporate Communications Manager PT Djarum, Budi Darmawan, mengapresiasi antusiasme para jurnalis yang terus berpartisipasi dalam KBAM di tengah kesibukan menjalankan tugas profesional.

Menurut Budi, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi insan media untuk berolahraga, tetapi juga memperkuat hubungan antar rekan profesi melalui bulutangkis.

“Kami dari Bakti Olahraga Djarum Foundation mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media. Di tengah kesibukan menjalani pekerjaan rutin sehari-hari, mereka masih meluangkan waktu untuk berolahraga sekaligus menyambung tali silaturahmi melalui bulutangkis,” ujar Budi.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui KBAM dapat terus dipertahankan meskipun terjadi pergantian generasi di lingkungan media.

BACA JUGA  JPO Tendean Diseruduk Truk, Jalan Mampang Arah Pasar Santa Masih Ditutup

Budi juga menilai keterlibatan jurnalis dalam olahraga menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan ekosistem bulutangkis nasional. Dengan semakin banyak kalangan yang aktif bermain, bulutangkis diharapkan tetap menjadi olahraga yang dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana KBAM Zona Barat, Daryadi, menjelaskan bahwa setiap kelompok usia diikuti 32 pasangan. Dengan komposisi tersebut, seluruh peserta dipastikan harus menjalani pertandingan sejak babak pertama tanpa memperoleh kemenangan melalui bye.

Jadwal pertandingan dibagi dalam tiga hari. Babak penyisihan awal berlangsung pada hari pertama, kemudian dilanjutkan babak kedua hingga perempat final pada hari kedua. Sementara semifinal dan final dijadwalkan berlangsung pada hari ketiga.

Selain medali dan merchandise, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp45 juta bagi para peserta yang berhasil meraih posisi terbaik.

BACA JUGA  Satgas TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang Percepat Pembangunan Drainase

Juara masing-masing kategori berhak memperoleh hadiah Rp7,5 juta, sedangkan runner-up mendapatkan Rp5 juta. Adapun peringkat ketiga memperoleh hadiah Rp2,5 juta.

KBAM 2026 Zona Barat diharapkan menjadi momentum bagi insan media untuk menjaga kebugaran, mempererat solidaritas, sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap bulutangkis sebagai salah satu olahraga kebanggaan Indonesia.(AGF/04).