Willie Salim Minta Maaf Usai Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda 2026, Akui Kurang Teliti

Willie Salim
Konten Kreator Willie Salim (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kreator konten Willie Salim akhirnya angkat bicara setelah kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, menuai sorotan dan kecaman dari warganet.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Willie menjelaskan alasan dirinya datang ke acara yang digelar pada Kamis (29/10/2026) tersebut. Ia menegaskan kehadirannya semata-mata karena menerima undangan, bukan sebagai bagian dari penyelenggara kegiatan.

Willie juga membantah terlibat dalam pengaturan peserta maupun menerima bayaran atas kehadirannya dalam acara tersebut.

“Saya hadir karena mendapatkan undangan. Saya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun,” ujar Willie Salim melalui akunnya di Instagram, dikutip Senin (2/11/2026).

Ia mengungkapkan, awalnya dirinya datang dengan niat memberikan dukungan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat. Namun, setelah muncul berbagai polemik, Willie menyadari bahwa dirinya kurang mendalami latar belakang dan konteks kegiatan tersebut sebelum memutuskan hadir.

BACA JUGA  Munjirin Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Jakarta Timur

“Namun, saya menyadari bahwa saya seharusnya lebih teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang saya hadiri,” kata Willie Salim.

Willie menegaskan bahwa apa pun alasan dan niat awalnya, keputusan untuk menghadiri acara tersebut tetap menjadi tanggung jawab pribadinya.

“Terlepas dari apa pun niat saya, keputusan untuk hadir tetap menjadi tanggung jawab saya pribadi.”

Di tengah ramainya kritik yang ditujukan kepadanya, Willie Salim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa kecewa atas kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda 2026.

Ia mengakui kurangnya ketelitian dalam memahami kegiatan tersebut telah menimbulkan kekecewaan. Willie pun berjanji menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan ke depannya.

BACA JUGA  Akui Bersalah, Razman Arif Nasution Minta Maaf

“Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya,” tuturnya.

“Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijak, dan bertanggung jawab ke depannya,” tambahnya.

Sebelumnya, acara Deklarasi Sumpah Pemuda 2026 yang digelar Polda Metro Jaya di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10/2026), menjadi perbincangan luas di media sosial.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah figur publik, termasuk Raffi Ahmad dan Willie Salim.

Kontroversi mulai mencuat setelah muncul seseorang yang mengaku sebagai mahasiswa dalam acara tersebut. Namun, belakangan identitas orang itu menjadi persoalan setelah diketahui bahwa yang bersangkutan ternyata bukan mahasiswa.

Situasi tersebut kemudian memicu reaksi publik. Kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim dalam kegiatan itu ikut dipertanyakan hingga keduanya menjadi sasaran sorotan dan kritik warganet.

BACA JUGA  DJ Panda Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka ke Erika Carlina

Di tengah polemik yang berkembang, Willie akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf. Ia berharap kejadian tersebut menjadi evaluasi bagi dirinya agar lebih cermat sebelum menghadiri kegiatan publik yang berpotensi menimbulkan kontroversi.(04)