Anies: BOR RS di Jakarta Lebih Rendah Dibanding Puncak Gelombang Covid-19 2021

Dok.Fotografer

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) masih cukup kecil dibandingkan puncak pandemi gelombang kedua di 2021. BOR rumah sakit di Jakarta saat ini mencapai angka 60 persen.

“Jadi kalau sekarang 60 persen dari kapasitas separuh dari gelombang kedua, artinya memang masih amat kecil,” ujar Anies lewat sebuah video di akun Instagram pribadinya dikutip pada Rabu (9/2/2022).

Anies memastikan bakal menambah kapasitasnya tempat tidur jika tren kasus Covid-19 terus mengalami kenaikan.

“Ke depannya tentu kita akan meningkatkan kapasitas itu. Dibilang kapasitasnya meningkat, presentasenya akan mengecil, tetapi kita tetap harus hati-hati,” ujar dia.

BACA JUGA  Hari Terakhir Sebagai Gubernur DKI, Warga Padati Balaikota Hingga Teriakan Anies Presiden

Dia juga mengatakan angka kematian pasien Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta lebih rendah dibandingkan varian Delta. Meski persentasenya lebih rendah, Anies menilai satu angka kematian saja tetap terasa banyak.

“Tapi kita semua sadar satu kematian saja akibat Covid-19 tetap terlalu banyak dan harus dicegah sekuat tenaga,” ujarnya.

Angka kematian rendah disebabkan karena beberapa faktor. Di antaranya sifat dari varian Omicron yang tidak seganas varian Delta. Kemudian, faktor vaksinasi.

“Tapi (ada) juga faktor vaksinasi dan kekebalan warga Jakarta yang sudah jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Kasus kematian pasien Covid-19 di DKI Jakarta didominasi oleh warga yang belum mendapatkan vaksin Covid-19. Untuk itu, dia berharap angka kematian rendah tersebut bisa membuat masyarakat sedikit tenang. Namun, warga juga tidak boleh lengah atau menganggap sepele.

BACA JUGA  Gibran Rakabuming Siap Tarung di Pilgub DKI Jakarta 2024

“Kebanyakan kasus kematian masih didominasi oleh warga yang belum mendapatkan vaksin lengkap. Oleh karena itu bagi semuanya saya ingin mengingatkan kembali untuk mari kita menuntaskan vaksinasi,” ucap Anies.

Demi menekan kasus Covid-19, Pemprov DKI bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Dan harapannya juga bisa mengelola kenaikan kasus pada gelombang ketiga ini. Kita terus akan meningkatkan kapasitas tempat tidur, kapasitas ICU di rumah sakit-rumah sakit untuk bisa merawat pasien Covid,” tandasnya.(red)

 

 

Tinggalkan Balasan