Bupati Tangerang Gerak Cepat Perbaiki Rumah Repot Setelah Adanya Laporan Warga

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengunjungi pemilik rumah yang tidak layak huni di Solear dan Cisoka. (Ist)

TANGERANG – SUDUT PANDANG – Bupati Tangerang Banten, Moch Maesyal Rasyid gerak cepat memperbaiki rumah repot yang tidak layak huni milik Chandra dan Fatimah di Kecamatan Cisoka dan Solear setelah adanya laporan warga kemudian meninjau langsung ke lokasi.

Bupati Maesyal mengatakan, pemerintah daerah menerima laporan dan berupaya secepatnya menindaklanjuti bahwa barang yang ada dalam rumah dipindahkan dan keluarga akan tinggal di rumah kerabat sementara hingga pembangunan selesai.

“Ada rumah di Desa Solear, kondisi atap gentengnya sudah bolong dan beberapa kaso ditunjang tiang bambu. Mulai besok atapnya dibongkar dan rumah dibangun kembali,” kata Maesyal dalam siaran pers yang diterima Rabu malam (30/9/2026).

BACA JUGA  HUT ke-14 NasDem, Dody Yustiawan Buka Aerobic Competition 2025

Ia bilang setelah meninjau rumah Chandra, kemudian mengunjungi rumah Fatimah di Desa Karang Harja, Kecamatan Cisoka bahwa Fatimah menghuni rumah itu bersama cucunya yang berusia 12 tahun dan berstatus yatim piatu.

Meski begitu, Maesyal memastikan rumah Fatimah direhabilitasi agar memenuhi standar hunian yang aman dan layak, termasuk dilengkapi toilet, kamar mandi, kamar, ventilasi, dan jendela.

Namun rehabilitasi pembangunan
rumah tersebut diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu 10 hari hingga dua pekan.

Maesyal menghimbau kepada warga agar segera melaporkan bila menemukan rumah tidak layak huni yang kondisinya perlu segera ditangani dan membahayakan penghuninya.

Hal tersebut dengan tujuan agar rumah yang tadinya tidak layak dan dalam kondisi memprihatinkan setelah direhab diharapkan dapat dihuni dalam kondisi nyaman dan sehat.

BACA JUGA  Wakil Bupati Asahan Tanam Jagung Perdana di Lapas Labuhan Ruku

Sedangkan Chandra, pemilik rumah menyampaikan terima kasih kepada Maesyal dirinya tidak mampu memperbaiki rumah karena untuk memenuhi kebutuhan keluarga hanya mengandalkan penghasilan dari anak dan saat ini masih memiliki tanggungan biaya sekolah.

Pemilik rumah lainnya, Fatimah berlinang air mata ketika menyambut kedatangan Maesyal memperbaiki rumahnya yang repot, nyaris roboh dan tidak layak ditempati dan atap bocor.

Maesyal juga membantu pemilik rumah dengan memberikan bingkisan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. (WAR)