Cabai hingga Minyak Goreng Naik saat Lebaran Haji, Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp 80.000 per Kg

Avatar photo
Cabai hingga Minyak Goreng Naik saat Lebaran Haji, Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp 80.000 per Kg
Foto: Dok. Majalah Sudut Pandang

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan mewarnai momentum Lebaran Haji 2026. Komoditas cabai hingga minyak goreng tercatat mengalami lonjakan harga, bahkan harga cabai di sejumlah pasar Jakarta dilaporkan menembus Rp 80.000 per kilogram.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Rabu (27/5/2026), kenaikan harga paling tinggi terjadi pada komoditas cabai merah besar dan cabai merah keriting.

Harga cabai merah besar tercatat naik 15,39 persen menjadi Rp 64.100 per kilogram. Sementara cabai merah keriting naik 14,67 persen menjadi Rp 61.350 per kilogram.

Adapun cabai rawit merah juga masih berada di level tinggi. Harga komoditas tersebut mencapai Rp 75.450 per kilogram atau naik 3,85 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Di sejumlah pasar tradisional Jakarta, harga cabai bahkan lebih mahal dibandingkan rata-rata nasional.

Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga rata-rata nasional cabai merah keriting berada di angka Rp 55.545 per kilogram.

Namun di Pasar Klender, Jakarta Timur, harga cabai merah keriting dilaporkan mencapai Rp 80.000 per kilogram pada Selasa (26/5/2026).

BACA JUGA  Sambut Idul Adha 1444 H/2023 M, PWI Provinsi Jambi Sembelih Tiga Hewan Qurban

Sebelumnya, harga komoditas tersebut masih berada di kisaran Rp 60.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada rawit merah secara nasional. SP2KP mencatat harga rata-rata cabai rawit merah mencapai Rp 70.986 per kilogram atau melampaui harga acuan pemerintah sebesar Rp 57.000 per kilogram.

Selain cabai, sejumlah bahan pangan lain turut mengalami kenaikan menjelang dan saat Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Harga bawang merah ukuran sedang naik 3,02 persen menjadi Rp 49.400 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang naik 2,98 persen menjadi Rp 39.750 per kilogram.

Komoditas minyak goreng juga mengalami peningkatan harga. Minyak goreng curah naik 1,95 persen menjadi Rp 20.950 per kilogram.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 2,51 persen menjadi Rp 24.500 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerek 2 naik 1,08 persen menjadi Rp 23.300 per kilogram.

Kenaikan harga turut terjadi pada produk protein hewani. Harga daging ayam ras segar naik 11,07 persen menjadi Rp 42.650 per kilogram. Telur ayam ras segar juga naik tipis 0,16 persen menjadi Rp 30.550 per kilogram.

BACA JUGA  Semangat Berkurban, PWI Pokja Jakbar Sembelih Tiga Ekor Kambing

Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Harga daging sapi kualitas 1 justru turun 2,9 persen menjadi Rp 143.800 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 turun 1,9 persen menjadi Rp 136.700 per kilogram.

Sementara itu, harga beras premium dan medium cenderung stabil bahkan mengalami penurunan tipis.

Beras medium I tercatat dijual Rp 16.000 per kilogram dan beras kualitas super I berada di level Rp 17.050 per kilogram.

Berikut daftar sejumlah harga pangan pada Hari Raya Idul Adha 2026:

  • Beras medium I Rp 16.000 per kg
  • Beras medium II Rp 15.600 per kg
  • Beras kualitas super I Rp 17.050 per kg
  • Beras kualitas super II Rp 16.600 per kg
  • Gula pasir premium Rp 20.450 per kg
  • Gula pasir lokal Rp 19.150 per kg
  • Minyak goreng curah Rp 20.950 per kg
  • Minyak goreng kemasan bermerek 1 Rp 24.500 per kg
  • Minyak goreng kemasan bermerek 2 Rp 23.300 per kg
  • Telur ayam ras segar Rp 30.550 per kg
  • Cabai merah besar Rp 64.100 per kg
  • Cabai merah keriting Rp 61.350 per kg
  • Cabai rawit hijau Rp 48.700 per kg
  • Cabai rawit merah Rp 75.450 per kg
  • Daging ayam ras segar Rp 42.650 per kg
  • Daging sapi kualitas 1 Rp 143.800 per kg
  • Daging sapi kualitas 2 Rp 136.700 per kg
  • Bawang merah ukuran sedang Rp 49.400 per kg
  • Bawang putih ukuran sedang Rp 39.750 per kg.(red)