JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Lonjakan antrean kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kisaran dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu beredarnya kabar mengenai potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) pasca banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Maka untuk memastikan situasi di lapangan, Camat Kota Kisaran Timur, A. Syaiful P. Pasaribu, S.AP., MM., turun langsung melakukan peninjauan ke SPBU 14.212.293 di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Teladan. Ia didampingi Lurah Teladan, Muhammad Ilyas Ritonga, SH.
Dalam kunjungannya, Camat menjelaskan bahwa langkah pengecekan ini dilakukan untuk merespons keresahan masyarakat akibat antrean panjang yang terjadi. “Kunjungan yang kami lakukan ini sebagai langkah untuk memastikan bahwa stok BBM yang ada di SPBU ini memang benar terdapat kendala atau tidak dikarenakan kita dapat lihat bersama telah terjadinya antrian yang sudah mengular yang dilakukan masyarakat hanya untuk melakukan pengisian bahan bakar minyak”, jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/12/2025).

Setelah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pengelola SPBU, Camat menegaskan bahwa persediaan BBM di Kabupaten Asahan dalam keadaan aman. Ia menyampaikan rincian stok untuk SPBU Imam Bonjol pada hari peninjauan, yakni Pertalite 24.000 liter, Pertamax 12.000 liter, dan Dexlite 17.000 liter.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita himbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan menanggapi informasi yang beredar tentang kelangkaan BBM dikarenakan pasokan BBM di wilayah Kabupaten Asahan ini masih stabil dan aman serta tidak akan ada potensi kekosongan stok BBM setiap harinya,” ujarnya lebih lanjut.
Menutup peninjauan, Camat menyatakan bahwa pihak SPBU telah diminta untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan serta mengutamakan kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya disiplin pelayanan agar distribusi BBM tetap lancar dan tidak menimbulkan keresahan baru.(04)









