Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel, Bantah Ikut Berinvestasi

Davina Karamoy
Davina Karamoy (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Davina Karamoy akhirnya buka suara usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Travel. Dalam perkara tersebut, Davina diperiksa sebagai saksi dan telah memberikan keterangan kepada penyidik pada Kamis (18/6/2026).

Usai menjalani pemeriksaan, Davina mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan berlangsung lancar dan seluruh pertanyaan dari penyidik dapat dijawab dengan baik.

“Alhamdulillah lancar tadi selama di dalam. Ada beberapa pertanyaan juga, dan mudah terjawab juga, dan sudah selesai sih,” kata Davina Karamoy di Polda Metro Jaya pada Kamis (18/6/2026).

Davina Karamoy juga mengakui pernah menerima uang saku dari pihak Hanania Travel sebagai bagian dari kerja sama promosi. Namun, dana tersebut sudah dikembalikannya.

“Bentuk kerja samanya sama seperti yang lain, dan memang saya mendapat uang saku, dan sudah dikembalikan juga uang sakunya,” ujarnya.

BACA JUGA  Dikabarkan Akan Menikah Wulan Guritno : Minta Doanya Terbaik

Kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah, menjelaskan bahwa kliennya memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dan menjawab sekitar 30 pertanyaan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Sudah di BAP kita dipanggil sebagai saksi dalam hal ini. Kita sudah memenuhi panggilan pihak penyidik untuk jadi saksi dari perkara yang terjadi di Hanania. Sampai saat ini, tadi BAP-nya kita sudah menjawab sekitar 30 pertanyaan,” kata Yulius.

Menurut Yulius, penyidik mendalami keterlibatan Davina dalam kegiatan promosi atau endorsement bersama Hanania Travel. Ia kemudian memaparkan kronologi hubungan Davina dan keluarganya dengan biro perjalanan tersebut. Menurutnya, ada dua kali keberangkatan umrah yang dilakukan, yakni pada September 2024 dan Agustus 2025.

Yulius menjelaskan, awalnya pihak Hanania melalui seseorang bernama Adit menawarkan kerja sama untuk keberangkatan tahun 2025. Namun, keluarga Davina saat itu telah lebih dahulu berencana menjalankan ibadah umrah pada 2024.

BACA JUGA  Plt Bupati Sidoarjo Gelar Apel AKRS di TMP Kusuma Bangsa

“Jadi kita tanya slot-nya, slot-nya tidak ada waktu itu. Akhirnya kita berusaha cari slot baru di tempat travel yang lain karena memang keinginannya untuk umrah,” kata Yulius.

Beberapa waktu kemudian, Hanania kembali menghubungi mereka dan menawarkan slot keberangkatan pada September 2024 yang bertepatan dengan salah satu program televisi.

Terkait keberangkatan pada 2025, Yulius menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan ditanggung sendiri oleh Davina dan keluarganya.

“Nah kemudian di 2025, kita berangkat kembali. Bahwa kita berangkat dengan keluarga. Tapi saya garis bawahi, keberangkatan kita itu bayar di 2025 itu. Itu bayar,” kata Yulius.

“Jumlah yang kita bayarkan itu untuk beberapa orang Rp233.800.000. Nah itu berarti ada pembayaran dari kita untuk keberangkatan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Davina juga membantah isu yang menyebut dirinya ikut menanamkan investasi di Hanania Travel.

BACA JUGA  Kelamaan di Rumah Sejak Hamil, Jelita Callebaut Kangen Syuting Lagi

“Tidak ada investasi sama sekali,” tegas Davina.

“Tidak ada investasi sama sekali. Posisi itulah yang menyebabkan kita bayar,” tambah Yulius.

Meski sempat menerima uang saku dari Hanania Travel, pihak Davina memastikan uang tersebut telah dikembalikan kepada penyidik sebagai bentuk itikad baik.

“Memang kita diberi uang saku, bukan dibayar perannya ini, yaitu Rp10 juta per keberangkatan. Tetapi tadi dengan kesadaran penuh kita sudah kembalikan uang saku tersebut,” pungkasnya.(04)