JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi memimpin acara penyerahan jabatan Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) PIK 1/Jaya Sakti yang berlangsung di Markas Komando Garnisun Tetap (Makogartap) I/Jakarta, Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 4, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2026).
Prosesi penyerahan jabatan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Kodam Jaya/Jayakarta. Dalam kegiatan itu, jabatan Danbrigif PIK 1/Jaya Sakti secara resmi diserahkan oleh Kolonel Inf Anak Agung Gede Rama Cahyana Putra kepada Pangdam Jaya sebelum nantinya ditetapkan pejabat definitif yang akan memimpin satuan tersebut.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam Jaya/Jayakarta serta unsur pimpinan satuan jajaran. Penyerahan jabatan ini menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memastikan proses kaderisasi kepemimpinan berjalan sesuai kebutuhan organisasi TNI Angkatan Darat.

Dalam sambutannya, Letjen TNI Deddy Suryadi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan Kolonel Inf Anak Agung Gede Rama Cahyana Putra selama mengemban tugas sebagai Danbrigif PIK 1/Jaya Sakti.
Menurut Pangdam, kontribusi yang diberikan selama masa kepemimpinan telah membantu menjaga kesiapan satuan serta mendukung pelaksanaan berbagai tugas yang dipercayakan kepada Brigif PIK 1/Jaya Sakti sebagai salah satu unsur penting pertahanan wilayah di bawah Kodam Jaya.
“Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Kodam Jaya/Jayakarta. Pengalaman dan capaian yang telah diraih menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan tugas satuan,” ujar Pangdam Jaya.
Lebih lanjut, Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan bahwa setiap komandan satuan memiliki tanggung jawab besar untuk selalu hadir di tengah prajurit dan memastikan kesiapan operasional satuan berjalan optimal.
Ia menilai tantangan tugas di wilayah Jakarta memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan daerah lain. Sebagai ibu kota negara dan pusat aktivitas pemerintahan, ekonomi, serta berbagai kegiatan nasional, Jakarta memiliki dinamika keamanan yang sangat kompleks sehingga membutuhkan kesiapsiagaan tinggi dari seluruh unsur satuan TNI.
Menurutnya, setiap perkembangan situasi yang terjadi di wilayah Jakarta dapat memberikan dampak luas terhadap stabilitas nasional. Oleh karena itu, para komandan satuan dituntut mampu mengambil langkah cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi berbagai potensi tantangan yang muncul.
“Komandan satuan harus selalu berada di garis depan dalam memimpin dan memastikan kesiapsiagaan prajurit. Jakarta merupakan barometer nasional sehingga setiap perkembangan situasi harus direspons secara cepat, tepat, dan profesional,” tegas Pangdam.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penekanan penting mengenai peran kepemimpinan lapangan yang dinilai sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas pokok satuan. Selain memastikan kesiapan personel dan materiil, seorang komandan juga harus mampu membangun moral, disiplin, serta semangat juang prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika tugas.
Seiring dengan penyerahan jabatan tersebut, untuk sementara waktu kepemimpinan Brigif PIK 1/Jaya Sakti didelegasikan kepada Kepala Staf Brigade Infanteri (Kasbrigif). Langkah ini dilakukan guna menjamin kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi hingga ditetapkannya pejabat komandan yang baru.
Pangdam Jaya meminta seluruh unsur pimpinan dan prajurit di lingkungan Brigif PIK 1/Jaya Sakti tetap menjalankan tugas secara profesional sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. Ia menegaskan bahwa proses transisi kepemimpinan tidak boleh mengganggu pelaksanaan tugas pokok satuan.
Selain itu, Pangdam juga menyoroti pentingnya pembinaan kemampuan prajurit melalui program latihan yang berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kemampuan individu maupun satuan harus terus dilakukan agar setiap prajurit mampu menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks.
Latihan yang terencana, terukur, dan berkesinambungan dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kesiapan tempur serta profesionalisme prajurit TNI AD. Dengan kemampuan yang terus diasah, satuan akan mampu menjalankan berbagai tugas operasi maupun bantuan kepada pemerintah daerah secara optimal.
Mengakhiri arahannya, Letjen TNI Deddy Suryadi mengingatkan seluruh komandan satuan di jajaran Brigif PIK 1/Jaya Sakti agar senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi institusi, menjaga disiplin, menjunjung tinggi loyalitas, serta memegang teguh komitmen terhadap kebijakan pimpinan.
Ia menegaskan bahwa disiplin, loyalitas, dan profesionalisme merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap prajurit dalam mendukung keberhasilan tugas TNI Angkatan Darat. Dengan kepemimpinan yang kuat dan kesiapan satuan yang optimal, Brigif PIK 1/Jaya Sakti diharapkan terus mampu menjalankan tugasnya secara maksimal dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Penyerahan jabatan Danbrigif PIK 1/Jaya Sakti ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kesiapan operasional satuan, serta memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan efektif demi mendukung tugas pokok Kodam Jaya/Jayakarta dan TNI AD secara keseluruhan. (Sumber: Pendam Jaya/09).










