JOMBANG, JATIM, SUDUTPANDANG.ID – Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow, Prof Khoirul Rosyadi, S.S., M.Si., Ph.D., memberikan dukungan penuh terhadap digelarnya Halaqoh Pendidikan Tinggi NU serta rencana pembentukan Perkumpulan Alumni Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Dunia, di mana agenda strategis ini digelar untuk meramaikan Muktamar NU ke-35.
Muktamar NU ke-35 direncanakan berlangsung di Pondok Pesantren Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026
“Kehadiran PCINU beserta para alumninya memiliki posisi yang sangat strategis dalam menghubungkan NU dengan tatanan dunia global,” katanya dalam taklimat media yang diterima sudutpandang.id terkait kegiatan halaqon yang akan berlangsung pada 28–29 Agustus 2026 itu.
Khoirul Rosyadi, yang juga merupakan Ketua PCINU Rusia periode 2010–2013, menilai bahwa NU sudah saatnya semakin menguatkan peran dakwah dan diplomasinya di kancah internasional.
Dipusatkan di Pesantren Alumni
Rangkaian acara halaqoh dan deklarasi ini dipusatkan di area muktamar, tepatnya di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3, Jombang, Jawa Timur.
Pesantren ini berada di bawah asuhan KH. Abdul Latif Malik, yang karib disapa Gus Latif, yang merupakan alumni PCINU Suriah.
Selain mempertemukan para alumni yang telah kembali berkiprah di Tanah Air, Halaqoh Pendidikan Tinggi NU ini turut menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan tinggi terkemuka dari Indonesia serta akademisi dan tokoh muslim dari Timur Tengah.
Melalui kolaborasi ini, pembentukan perkumpulan alumni PCINU se-dunia diharapkan mampu menjadi wadah pemikiran strategis bagi kemajuan pendidikan dan dakwah internasional Nahdlatul Ulama. (Red/02)










