Ginting Menang Dramatis Vs Julien Carraggi

Ginting Menang Dramatis Vs Julien Carraggi
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, memastikan langkah ke babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026. (foto: ist).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, memastikan langkah ke babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas wakil Belgia, Julien Carraggi. Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026), Ginting menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 12-21, 21-15, dan 21-10 dalam laga berdurasi 59 menit.

Kemenangan tersebut membuat Ginting melanjutkan langkah di turnamen BWF World Tour Super 500 ini. Pada babak 16 besar Indonesia Masters 2026, pebulu tangkis berusia 30 tahun itu dijadwalkan menghadapi wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh.

Sebelumnya, Jia Heng Jason Teh berhasil menyingkirkan pemain Hong Kong, NG Ka Long Angus, dengan kemenangan dua gim langsung 21-16 dan 21-7.

Pertandingan melawan Carraggi menjadi pertemuan pertama bagi kedua pebulu tangkis. Dengan hasil ini, Ginting otomatis unggul dalam catatan head to head atas pemain asal Belgia tersebut.

Selain itu, kemenangan ini membuat Ginting mengikuti jejak dua wakil Indonesia lainnya, Moh. Zaki Ubaidillah dan Alwi Farhan, yang lebih dulu memastikan tiket ke babak 16 besar.

BACA JUGA  PBPI Gelar Seleksi Pertama untuk Bentuk Timnas Padel Indonesia

Jalannya pertandingan berlangsung cukup ketat sejak awal gim pertama. Kedua pemain sempat terlibat kejar-mengejar angka hingga skor imbang pada awal laga.

Namun, Carraggi mampu tampil lebih efektif dan menjauhkan perolehan poin setelah unggul 4-10. Permainan reli panjang yang diperagakan Carraggi beberapa kali menyulitkan Ginting untuk mengembangkan permainan.

Carraggi menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-6. Setelah jeda, pebulu tangkis Belgia itu tetap tampil konsisten. Sementara itu, Ginting masih terlihat kesulitan menemukan ritme permainan dan kerap kehilangan poin pada momen penting. Carraggi pun berhasil mengunci gim pertama dengan skor 21-12.

Memasuki gim kedua, Ginting tampil lebih agresif. Ia langsung mengambil inisiatif serangan dan membuka keunggulan 7-4. Carraggi sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan, namun Ginting mampu menjaga fokus dan kembali mengontrol tempo pertandingan.

Persaingan semakin ketat ketika skor sempat imbang 14-14. Pada fase krusial tersebut, Ginting menunjukkan pengalaman dan ketenangan.

BACA JUGA  Lando Norris Ukir Sejarah Bersama McLaren di F1 2025

Ia mencetak empat poin beruntun untuk unggul 18-14 sebelum akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-15. Hasil tersebut memaksa pertandingan dilanjutkan ke gim penentuan.

Gim ketiga menjadi panggung dominasi Anthony Sinisuka Ginting. Didukung penuh penonton Istora Senayan, Ginting tampil lepas dan percaya diri. Ia langsung unggul sejak awal pertandingan dan memimpin 11-7 saat interval. Tekanan terus diberikan kepada Carraggi melalui kombinasi serangan cepat dan penempatan bola yang akurat.

Usai interval, Ginting semakin tak terbendung. Ia terus menambah jarak poin hingga unggul 20-9. Meski Carraggi sempat menambah satu angka, Ginting akhirnya menutup gim ketiga dengan skor 21-10 sekaligus memastikan kemenangan melalui drama tiga gim.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Ginting untuk menatap laga berikutnya. Bermain di hadapan publik sendiri, dukungan suporter di Istora Senayan turut memberi energi tambahan bagi mantan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo tersebut untuk bangkit setelah kehilangan gim pertama.

Indonesia Masters 2026 menjadi salah satu turnamen penting bagi Ginting dalam mengawali musim kompetisi tahun ini. Penampilan di Istora diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan setelah menjalani sejumlah turnamen internasional dengan hasil yang belum sepenuhnya konsisten.

BACA JUGA  Bali United Telan Kekalahan Kedua di Kandangnya

Dengan lolosnya Ginting ke babak 16 besar, peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh di sektor tunggal putra tetap terbuka. Duel melawan Jia Heng Jason Teh pada babak selanjutnya diprediksi tidak akan mudah, mengingat wakil Singapura tersebut tampil cukup solid pada laga sebelumnya.

Namun, dengan pengalaman, kualitas permainan, serta dukungan publik Istora, Anthony Sinisuka Ginting diharapkan mampu mempertahankan performa positif dan melanjutkan langkahnya di Daihatsu Indonesia Masters 2026. (09/AGF)