JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Harry Kane kembali mengukir sejarah bersama Timnas Inggris setelah resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa The Three Lions di ajang Piala Dunia.
Rekor tersebut tercipta usai Kane mencetak satu gol dalam kemenangan Inggris 2-0 atas Panama pada laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026 yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Minggu (28/6/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut memastikan Inggris melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup L. Selain membawa timnya mengamankan posisi puncak klasemen, gol yang dicetak Kane juga mengantarkannya melewati rekor legenda Inggris, Gary Lineker, sebagai pemain tersubur negaranya di panggung Piala Dunia.
Harry Kane mencetak gol kedua Inggris melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Jude Bellingham. Penyelesaian akhir yang tenang dan akurat membuat bola bersarang di gawang Panama sekaligus mengunci kemenangan The Three Lions.
Gol tersebut menjadi gol ke-11 Kane sepanjang penampilannya di putaran final Piala Dunia. Catatan itu melampaui rekor Gary Lineker yang sebelumnya mengoleksi 10 gol dan bertahan selama puluhan tahun.
Rekor baru tersebut semakin menegaskan status Kane sebagai salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris. Sejak menjalani debut di Piala Dunia, kapten tim nasional Inggris itu konsisten menjadi andalan lini depan dan tampil produktif di setiap edisi turnamen.
Sebanyak 11 gol itu dicetak Kane dalam tiga edisi Piala Dunia. Produktivitas tersebut menunjukkan konsistensinya sebagai mesin gol utama Inggris dalam kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.
Tidak hanya di Piala Dunia, Kane juga terus menunjukkan ketajamannya di berbagai turnamen internasional. Hingga saat ini, striker Bayern Munich tersebut telah mengoleksi total 18 gol di ajang turnamen mayor bersama Inggris, termasuk Piala Dunia dan Piala Eropa.
Catatan tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Timnas Inggris.
Usai pertandingan, Kane mengaku bangga dapat mencatatkan rekor baru tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pencapaian pribadi bukanlah tujuan utama, karena fokusnya tetap membantu Inggris melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2026.
“Tentu saja membanggakan. Saya bicara sebelum turnamen soal Piala Dunia menjadi kompetisi terbesar yang kami mainkan sebagai pesepak bola profesional, jadi bisa mencetak 11 gol itu rasanya membanggakan,” ujar Kane seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Ia mengakui setiap gol yang tercipta di Piala Dunia memiliki arti penting karena tingkat persaingan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, setiap pencapaian selalu ia syukuri bersama rekan-rekan setimnya.
“Selalu sulit mendapatkannya. Saya hanya ingin menikmati momen ini bersama tim, menikmati menjadi juara grup. Saya tidak pernah meremehkan momen-momen ini. Satu lagi pencapaian bagus diraih dan saya harap ini bukan yang terakhir di turnamen ini,” katanya.
Kemenangan atas Panama menjadi modal berharga bagi Inggris menghadapi babak gugur. Sepanjang fase grup, The Three Lions tampil konsisten dengan performa yang solid di lini pertahanan maupun serangan.
Keberhasilan menjadi juara Grup L juga membuat Inggris semakin percaya diri menatap fase knockout yang diperkirakan akan menghadirkan lawan-lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Di bawah kepemimpinan Kane sebagai kapten, Inggris kembali menunjukkan ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Sementara itu, rekor yang dipecahkan Kane menambah panjang daftar prestasi individu yang berhasil diraih sepanjang kariernya. Sebelumnya, ia telah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Inggris, meraih Sepatu Emas Piala Dunia, serta menjadi salah satu striker paling produktif di kompetisi domestik maupun Eropa.
Keberhasilannya melampaui Gary Lineker juga menjadi simbol pergantian generasi dalam sejarah sepak bola Inggris. Jika Lineker menjadi ikon produktivitas Inggris pada era 1980-an hingga awal 1990-an, kini tongkat estafet tersebut berada di tangan Kane.
Dengan usia yang masih memungkinkan tampil di level tertinggi, Kane berpeluang terus menambah koleksi golnya sepanjang Piala Dunia 2026 apabila Inggris mampu melangkah lebih jauh.
Produktivitas sang striker akan menjadi salah satu faktor penting dalam upaya The Three Lions mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya sejak 1966.
Bagi Inggris, kemenangan atas Panama bukan sekadar memastikan status juara grup, tetapi juga menghadirkan sejarah baru melalui torehan Harry Kane yang kini resmi menyandang predikat sebagai pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 11 gol. (09/AGF).










