SUDUTPANDANG.ID – Duel Timnas Spanyol melawan Argentina pada final Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi sorotan karena perebutan gelar juara dunia. Menjelang pertandingan di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB, media sosial diramaikan perdebatan yang mengaitkan kedua finalis dengan isu Palestina dan Israel.
Di berbagai platform, seperti X dan TikTok, beredar video, meme, serta unggahan yang menyebut final Piala Dunia kali ini memiliki dimensi di luar sepak bola.
Sebagian pengguna media sosial mengaitkan Spanyol dengan dukungan terhadap Palestina, sedangkan Argentina dikaitkan dengan hubungan politik pemerintahnya dengan Israel.
Narasi tersebut menguat setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam wawancara di kanal YouTube Mojo pekan lalu menyatakan dukungannya kepada Argentina.
Netanyahu menyatakan dukungan itu diberikan karena Presiden Argentina Javier Milei merupakan “teman baik Israel”.
Sejumlah politisi Israel juga turut mengunggah pesan di media sosial untuk merayakan kemenangan Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Unggahan tersebut kemudian memicu beragam respons dari warganet.
Di sisi lain, Presiden Argentina Javier Milei sebelumnya pernah menyatakan dirinya “bangga menjadi presiden paling Zionis di dunia”.
Pernyataan itu kembali ramai dikutip pengguna media sosial menjelang laga final dan menjadi salah satu alasan munculnya narasi yang mengaitkan Argentina dengan Israel.
Sementara itu, pemerintahan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez dikenal sebagai salah satu yang paling vokal di Eropa dalam menyuarakan dukungan terhadap Palestina.
Pada 2024, Spanyol secara resmi mengakui Negara Palestina, menerapkan embargo senjata terhadap Israel, serta berulang kali menyerukan gencatan senjata permanen di Jalur Gaza.
Terlebih aksi Lamine Yamal mengibarkan bendera Palestina saat parade juara LaLiga dan Piala Super Spanyol di Barcelona, Senin, 11 Mei 2026 waktu setempat.
Kebijakan tersebut turut menjadi alasan sebagian warganet menyatakan dukungan kepada Spanyol.
Sejumlah unggahan bahkan menyebut pertandingan final sebagai simbol pertarungan dua pandangan politik yang berbeda terhadap konflik di Timur Tengah.
Kendati demikian, narasi yang berkembang di media sosial tersebut tidak berkaitan langsung dengan pertandingan.
Hingga menjelang laga final, tidak ada pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), maupun FIFA yang mengaitkan final Piala Dunia 2026 dengan konflik Palestina-Israel.
Di atas lapangan, Spanyol dan Argentina tetap akan berfokus memperebutkan trofi juara dunia. Namun, di luar lapangan, perhatian publik juga tertuju pada perdebatan di media sosial yang menjadikan final Piala Dunia 2026 sebagai ruang diskusi mengenai isu geopolitik.(red)















