Jelang Isu Aksi Juli, Polda Kepri Pastikan Batam Tetap Aman

Jelang Isu Aksi Juli, Polda Kepri Pastikan Batam Tetap Aman
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin (Foto: Dok. Bidhumas Polda Kepri)

BATAM, SUDUT PANDANG.ID – Polda Kepulauan Riau (Kepri) memastikan aktivitas industri dan investasi di Kota Batam tetap aman dan berjalan normal di tengah beredarnya informasi mengenai rencana aksi unjuk rasa pada Juli 2026. Kepolisian menyatakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut hingga kini tetap kondusif.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin mengatakan, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas keamanan di Batam maupun wilayah Kepri secara umum.

“Polda Kepri memastikan situasi kamtibmas di Batam saat ini aman dan kondusif. Masyarakat maupun para investor tidak perlu khawatir dan dapat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa,” kata Asep dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

BACA JUGA  Polsek Woha Ringkus 3 Kawanan Pencuri, Begini Kronologinya

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya isu mengenai rencana aksi penyampaian pendapat yang akan berlangsung pada Juli mendatang.

Sebagai salah satu pusat industri dan investasi terbesar di Indonesia, Batam menjadi wilayah yang kerap mendapat perhatian dari kalangan pelaku usaha dan investor.

Menurut Asep, pengamanan akan difokuskan pada kawasan industri, pusat kegiatan ekonomi, serta sejumlah objek vital nasional yang berada di wilayah Batam.

Untuk mendukung langkah tersebut, Polda Kepri juga memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi buruh, tokoh masyarakat dan kelompok mahasiswa.

Ia menegaskan, kepolisian menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

BACA JUGA  Kapolri Kerahkan 15 Ribu Personel Amankan Pelantikan Presiden

Namun, ia mengingatkan penyampaian aspirasi agar dilakukan secara tertib, damai dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun kegiatan ekonomi.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tidak terpengaruh isu-isu yang berpotensi menimbulkan keresahan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan iklim investasi yang sehat dan menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” ajak jenderal bintang dua kelahiran Bogor, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 itu.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kepolisian terus melaksanakan patroli rutin, pengamanan objek vital, kegiatan cooling system, serta deteksi dini terhadap perkembangan situasi di lapangan.

Hingga Rabu sore, Polda Kepri menyatakan tidak terdapat laporan gangguan keamanan yang berdampak terhadap aktivitas industri, investasi, maupun kegiatan masyarakat di Batam. Seluruh aktivitas ekonomi di kawasan tersebut dilaporkan berjalan normal.(ian/01)