JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman mendorong Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) memperkuat pembinaan atlet dan memperbanyak kompetisi untuk meningkatkan prestasi tinju Indonesia.
Dorongan tersebut disampaikan Marciano saat meninjau Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur 2026 di Pluit Village Mall, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Pada hari ketiga penyelenggaraan, pertandingan berlangsung dengan semangat tinggi. Pengunjung pusat perbelanjaan juga terlihat antusias menyaksikan para petinju bertanding memperebutkan hasil terbaik.
Menurut Marciano, kompetisi yang berlangsung secara rutin dan berjenjang menjadi salah satu faktor penting dalam membangun prestasi atlet. Melalui pertandingan, petinju dapat mengasah keterampilan, meningkatkan mental bertanding, sekaligus mengukur perkembangan hasil latihan.
Ia menilai, pembinaan yang konsisten perlu diimbangi dengan kesempatan bertanding yang memadai agar atlet dari berbagai daerah memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Saya mendorong Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) untuk terus mengembangkan pola pembinaan prestasi dan memperbanyak penyelenggaraan kompetisi tinju di Indonesia,” kata Marciano.
Ia menambahkan, kompetisi berkelanjutan dapat membuka ruang lebih luas bagi petinju berbakat untuk mendapatkan pengalaman dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih besar.
“Melalui kompetisi yang berkelanjutan, kita dapat memberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas bagi petinju-petinju berbakat untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mempersiapkan diri agar mampu berprestasi di ajang yang lebih besar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Marciano Apresiasi Dukungan Penyelenggaraan Kejurnas
Dalam kesempatan tersebut, Marciano juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur 2026.
Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Menteri Koordinator Infrastruktur Republik Indonesia Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum PP Pertina Hillary Brigitta Lasut atas dukungan mereka terhadap kejuaraan tersebut.
Marciano menilai, sinergi antara organisasi olahraga dan para pemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat program pembinaan atlet. Dukungan tersebut juga berperan dalam menghadirkan kompetisi yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan kemampuan petinju.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Umum PP Pertina Ibu Hillary Brigitta Lasut atas kerja keras dan dukungannya sehingga Kejurnas kali ini dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.
Marciano berharap Pertina mampu melahirkan petinju-petinju potensial yang dapat bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.
“Saya yakin, melalui pembinaan yang konsisten, kompetisi yang berkelanjutan, dan dukungan semua pihak, Pertina mampu melahirkan juara-juara baru yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” kata Marciano.
Kejurnas Jadi Tolok Ukur Pembinaan Tinju
Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur 2026 menjadi salah satu ajang untuk mengukur perkembangan pembinaan atlet dari berbagai daerah. Selain menjadi wadah persaingan, kejuaraan nasional juga memberikan kesempatan kepada petinju untuk menunjukkan kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding.
Bagi organisasi olahraga, kompetisi dapat menjadi sarana evaluasi untuk melihat hasil latihan, kesiapan atlet, serta aspek pembinaan yang masih perlu ditingkatkan.
Proses menuju prestasi, terutama di tingkat internasional, membutuhkan persiapan panjang yang mencakup latihan terarah, kedisiplinan, pengalaman bertanding, dan dukungan organisasi yang berkelanjutan.
Karena itu, penyelenggaraan kejuaraan secara berjenjang menjadi bagian penting dalam menyiapkan atlet menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Melalui Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur 2026, KONI Pusat berharap pembinaan tinju nasional semakin berkembang dan mampu menghasilkan petinju yang kompetitif.
Kolaborasi antara KONI, Pertina, pemerintah, serta pemangku kepentingan olahraga diharapkan dapat memperluas kesempatan bertanding bagi atlet sekaligus memperkuat fondasi prestasi tinju Indonesia di masa mendatang. (AGF).



