JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Tim sepak bola putri Indonesia MilkLife Strikers sukses meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori putri U12. Tim asuhan Jacksen F. Tiago itu menaklukkan Selangor FC Academy A dari Malaysia dengan skor 2-1 pada laga final di The Rainforest Hub, Singapura, Selasa (3/11/2026).
Keberhasilan tersebut menjadi pembuktian mental juara MilkLife Strikers setelah sehari sebelumnya mereka kalah 0-1 dari lawan yang sama. Kekalahan itu tidak membuat para pemain kehilangan kepercayaan diri saat kembali menghadapi Selangor FC Academy A di partai puncak.
MilkLife Strikers tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka berhasil mengendalikan permainan dan menciptakan sejumlah peluang yang berbuah dua gol pada babak pertama.
Nadia S. Azzahra membuka keunggulan MilkLife Strikers pada menit kesembilan. Gol tersebut menjadi momentum bagi tim Indonesia untuk meningkatkan tekanan terhadap pertahanan Selangor FC Academy A.
Keunggulan bertambah pada menit ke-20 melalui gol Adelice Maureen. MilkLife Strikers pun menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Selangor FC Academy A berusaha bangkit pada babak kedua dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-37. Namun, MilkLife Strikers mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan 2-1.
Hasil tersebut memastikan tim Indonesia keluar sebagai juara Singa Cup 2026 kategori putri U12.
Jacksen F. Tiago Puji Mental Juara Pemain
Pelatih MilkLife Strikers, Jacksen F. Tiago, mengapresiasi penampilan para pemain yang mampu bangkit setelah mengalami kekalahan pada pertandingan sebelumnya.
Menurut Jacksen, para pemain menunjukkan ketahanan mental yang baik dan tetap fokus menjalankan strategi meskipun menghadapi lawan yang sama.
“Saya salut dengan penampilan para pemain hari ini. Kekalahan kemarin tidak terlalu memengaruhi mental mereka. Terbukti hari ini mereka bisa tetap fokus dan tampil dominan dalam penguasaan bola,” kata Jacksen.
Mantan pelatih tim nasional Indonesia tersebut juga mengaku puas dengan perkembangan permainan tim sepanjang turnamen.
Ia menilai keberhasilan MilkLife Strikers bukan semata-mata ditentukan oleh hasil pertandingan, melainkan juga kemampuan para pemain menghadapi tekanan dan mempertahankan semangat kompetitif.
“Secara pribadi, saya puas melihat apa yang mereka tampilkan sepanjang turnamen. Di atas lapangan mereka bisa menunjukkan mental juara yang kuat meski sempat kalah,” ujarnya.
Locita Waranggani Raih Pemain Terbaik
Selain membawa pulang trofi juara, MilkLife Strikers juga meraih penghargaan individu melalui Locita Waranggani.
Penyerang asal Surabaya, Jawa Timur, tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) kategori putri U12 Singa Cup 2026.
Locita mencetak dua gol sepanjang turnamen dan memberikan kontribusi penting bagi perjalanan MilkLife Strikers hingga menjadi juara.
Penghargaan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Locita sekaligus memperlihatkan potensi pemain muda Indonesia dalam persaingan sepak bola internasional.
Singa Cup Jadi Pengalaman Internasional Pemain Muda
Direktur Program MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menilai keberhasilan MilkLife Strikers merupakan hasil positif dari pembinaan sepak bola putri sejak usia dini.
Menurut Teddy, kompetisi internasional memberikan kesempatan bagi pemain muda Indonesia untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kepercayaan diri.
“Langkah-langkah seperti ini akan terus kami lakukan di tahun-tahun mendatang sebagai wujud pembinaan yang berkelanjutan sejak usia dini,” kata Teddy.
Ia berharap keberhasilan MilkLife Strikers dapat menginspirasi lebih banyak anak perempuan Indonesia untuk menekuni sepak bola.
Pembinaan sejak usia dini dinilai penting untuk memperkuat fondasi sepak bola putri nasional dan membuka jalan bagi lahirnya pemain-pemain potensial yang dapat memperkuat tim nasional Indonesia di masa depan.
MilkLife Strikers sendiri diperkuat pemain-pemain pilihan dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.
Pada kategori putri U12 Singa Cup 2026, terdapat empat tim yang bersaing sepanjang 1-3 November, yakni MilkLife Strikers, Selangor FC Academy A dari Malaysia, Lion City Sailors dari Singapura, serta Rato Bangala dari Nepal.
Secara keseluruhan, Singa Cup 2026 diikuti 136 tim dari 13 negara. Keikutsertaan MilkLife Strikers dalam turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman kompetisi internasional bagi pesepak bola putri Indonesia sejak usia dini.
Gelar juara ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan sepak bola putri sekaligus meningkatkan optimisme terhadap masa depan prestasi sepak bola Indonesia. (AGF).



