Garudayaksa Resmi Rekrut Septian David Maulana

Garudayaksa FC resmi memperkenalkan gelandang berpengalaman Septian David Maulana sebagai rekrutan anyar untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027. (Foto: IG/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Klub promosi BRI Super League 2026/2027, Garudayaksa FC, resmi mengumumkan perekrutan gelandang berpengalaman Septian David Maulana sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Kepastian bergabungnya Septian David diumumkan melalui akun Instagram resmi Garudayaksa FC pada Senin (6/7/2026). Dalam unggahannya, klub menyambut kedatangan mantan pemain PSIS Semarang tersebut sebagai tambahan penting untuk memperkuat skuad.

“Level up! @septiandavidmaulana officially joins Garudayaksa FC,” tulis Garudayaksa dalam unggahan resminya.

Meski telah mengumumkan perekrutan pemain berusia 29 tahun itu, manajemen Garudayaksa belum mengungkapkan detail kontrak, termasuk durasi kerja sama maupun nilai transfer yang disepakati kedua belah pihak.

Kehadiran Septian David menjadi sinyal keseriusan Garudayaksa dalam membangun tim yang kompetitif setelah berhasil promosi ke BRI Super League musim 2026/2027. Pengalaman panjang sang gelandang di kompetisi elite Indonesia diharapkan mampu memberikan stabilitas sekaligus kepemimpinan di lini tengah.

Septian David bukan sosok asing dalam sepak bola nasional. Karier profesionalnya diawali setelah menimba ilmu di program Sociedad Anónima Deportiva (SAD) Indonesia yang menjalani pembinaan di Uruguay. Program tersebut dikenal sebagai salah satu wadah pengembangan pemain muda Indonesia dengan pengalaman kompetisi internasional sejak usia dini.

BACA JUGA  Lawan Yaman, Timnas U-17 Raih Kemenangan Kedua

Sepulang dari Uruguay, Septian memulai karier profesional bersama Mitra Kukar pada 2015. Selama empat musim membela klub asal Kalimantan Timur tersebut, ia berkembang menjadi salah satu gelandang kreatif yang diperhitungkan di Liga Indonesia.

Pada 2019, pemain kelahiran Semarang itu memutuskan kembali ke kota kelahirannya dengan bergabung bersama PSIS Semarang. Bersama klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut, Septian mencapai periode terbaik dalam kariernya.

Selama kurang lebih lima musim memperkuat PSIS, ia mencatatkan 139 penampilan di berbagai kompetisi. Dari jumlah tersebut, Septian berhasil mencetak 20 gol dan menyumbangkan 17 assist dengan total waktu bermain mencapai 10.475 menit.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari produktivitas mencetak gol, tetapi juga kemampuannya mengatur ritme permainan, menciptakan peluang, serta menjadi motor serangan tim.

Memasuki musim 2025/2026, Septian memilih menerima tantangan baru dengan bergabung ke Malut United. Bersama klub tersebut, ia tampil dalam 13 pertandingan BRI Super League dan menyumbangkan dua gol serta satu assist meski hanya bermain selama 322 menit.

BACA JUGA  Di Balik Promosi, Manajemen Garudayaksa FC Ungkap Proses Panjang

Statistik tersebut menunjukkan efektivitasnya sebagai gelandang yang mampu memberikan dampak meski tidak selalu tampil sebagai starter.

Kini, Garudayaksa menjadi pelabuhan baru dalam perjalanan karier Septian. Pengalamannya bermain di berbagai klub Liga Indonesia menjadi modal penting untuk membantu klub promosi menghadapi ketatnya persaingan di kompetisi musim depan.

Selain sukses di level klub, Septian David juga memiliki rekam jejak bersama Tim Nasional Indonesia. Ia pernah memperkuat Timnas Indonesia kelompok umur U-19 dan U-23 sebelum akhirnya menembus skuad senior.

Debutnya bersama Timnas senior terjadi pada 2016. Sejak saat itu, ia beberapa kali dipercaya memperkuat skuad Garuda dalam berbagai agenda internasional.

Pengalaman di level internasional menjadi nilai tambah yang diyakini akan memberikan pengaruh positif bagi pemain-pemain muda Garudayaksa yang baru pertama kali merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi.

Perekrutan Septian David juga memperlihatkan strategi Garudayaksa yang tidak hanya mengandalkan pemain muda, tetapi juga menghadirkan sosok berpengalaman sebagai penyeimbang komposisi skuad.

BACA JUGA  Strategi Widodo Berhasil Total, Garudayaksa Menang Dramatis atas PSS Sleman

Dengan kualitas teknik, visi bermain, dan pengalaman panjang di Liga Indonesia, Septian diproyeksikan menjadi salah satu pemain kunci dalam upaya Garudayaksa bertahan sekaligus bersaing di BRI Super League 2026/2027.

Manajemen klub diperkirakan masih akan menambah sejumlah pemain sebelum kompetisi dimulai. Kehadiran Septian David menjadi salah satu langkah awal dalam membangun skuad yang siap menghadapi tantangan sebagai pendatang baru di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Publik kini menantikan bagaimana kontribusi mantan pemain PSIS Semarang tersebut bersama Garudayaksa, sekaligus apakah pengalaman panjangnya mampu membawa klub promosi itu tampil kompetitif sepanjang musim 2026/2027. (09/AGF).