JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Latar belakang sebagai psikolog tidak menghalangi Nolan Soetiyono, S.Psi., CM., CHt., untuk menjajal dunia modeling. Keberaniannya keluar dari zona nyaman berbuah manis setelah berhasil meraih Top 6 Senior Model dalam ajang “Face of Indonesia: Road to Face of Asia – Asia Model Festival 2026.
Grand final kompetisi tersebut digelar di She La Vie Grand Ballroom, Jakarta, pada Sabtu, 27 Juni 2026 dan mempertemukan para finalis terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang tersebut memperebutkan kesempatan mewakili Tanah Air di tingkat Asia.
Di kategori senior model, wanita cantik yang akrab disapa Nolan tampil membawa karakter yang dibentuk dari perjalanan panjangnya sebagai praktisi psikologi dan pengamat sosial.
Selama ini, Nolan dikenal aktif membagikan edukasi mengenai psikologi, pengembangan diri, dan berbagai fenomena sosial.
Melalui berbagai aktivitas tersebut, ia mendorong masyarakat untuk lebih mengenal potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta berani menghadapi perubahan.
Semangat itu pula yang mengantarkannya mengikuti Face of Indonesia. Bagi Nolan, kompetisi tersebut bukan semata-mata tentang penampilan di atas panggung, melainkan proses pembelajaran untuk membentuk karakter, memperluas pengalaman, sekaligus menguji keberanian melangkah ke bidang yang berbeda dari profesi yang selama ini digeluti.
Perjalanan menuju grand final menjadi pengalaman yang mempertemukannya dengan peserta dari beragam latar belakang.
Dari setiap tahapan kompetisi, Nolan memandang bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses bertumbuh yang dijalani dengan disiplin, konsistensi dan kemauan untuk terus belajar.
“Saya tidak datang untuk mengalahkan siapa pun. Saya datang untuk menjadi versi terbaik dari diri saya sendiri. Melawan rasa takut, membangun kepercayaan diri, dan percaya bahwa setiap usaha tidak pernah sia-sia,” ujar Nolan dalam keterangannya kepada Sudutpandang.id
Prestasi sebagai Top 6 Senior Model Face of Indonesia: Road to Face of Asia – Asia Model Festival 2026 menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan Nolan.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa latar belakang akademik dan kiprah di bidang sosial dapat berjalan beriringan dengan dunia modeling.
Bagi Nolan, dunia modeling menjadi ruang baru untuk terus mengembangkan diri tanpa meninggalkan identitasnya sebagai praktisi psikologi.
Ia meyakini setiap pengalaman mampu memperkaya cara pandang sekaligus membuka peluang untuk menginspirasi lebih banyak orang agar berani mengeksplorasi potensi yang dimiliki.
Kisah inspiratif Nolan menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang di berbagai bidang. Dengan kerja keras, konsistensi, dan keberanian keluar dari zona nyaman, batas-batas profesi bukan lagi penghalang untuk meraih prestasi.(um/01)










