Pencarian Balita Hilang di Sungai Jajar Demak Berakhir Duka

Pencarian Balita Hilang di Sungai Jajar Demak Berakhir Duka
Tim gabungan BPBD Demak, TNI-Polri, Basarnas, dan relawan menemukan balita yang hilang setelah terpeleset dan hanyut di Sungai Jajar, Gendingan Bintoro, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (24/11/2025).(Foto:Dok.BPBD Demak)

DEMAK-JATENG|SUDUTPANDANG.ID – Pencarian terhadap seorang balita yang hilang setelah terpeleset dan hanyut di Sungai Jajar, Gendingan Bintoro, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, akhirnya berakhir duka. Tim gabungan BPBD Demak, TNI-Polri, Basarnas, dan relawan telah menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (24/11).

Korban diketahui bernama Alfino Atmal Fakeh, berusia empat tahun, warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Ia dilaporkan hilang pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 17.15 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Sukiyono, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban tengah berlibur bersama kedua orang tuanya ke rumah neneknya (68) di Kampung Gendingan Baru, RT 2 RW 5, Kelurahan Bintoro, Demak.

“Saat bermain di sekitar rumah, korban diduga terpeleset dan hanyut ke sungai yang jaraknya hanya sekitar 20 meter dari rumah neneknya. Keluarga dan warga sudah melakukan pencarian, tetapi tidak menemukan korban,” kata Agus, dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (25/11).

BACA JUGA  Mulai Hari Ini, Warga dari 43 Negara Masuk Indonesia Bebas Visa

Setelah menerima laporan tersebut, BPBD Demak segera mengerahkan tim untuk melakukan asesmen dan pencarian bersama Basarnas Pos Jepara, TNI-Polri, serta unsur relawan. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu, alat pendeteksi, dan penyisiran manual di sekitar lokasi kejadian.

Agus memastikan bahwa seluruh unsur yang terlibat telah bekerja secara maksimal sesuai prosedur penanganan bencana.

“Korban akhirnya ditemukan pada Senin, 24 November 2025 dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Agus yang juga menjabat Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Demak mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat anak-anak bermain di sekitar aliran sungai.(01)

 

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, TNI-Polri, dan relawan berhasil menemukan seorang anak berusia empat tahun yang terpeleset dan tenggelam di Sungai Jajar, Gendingan Bintoro, Senin (24/11).

BACA JUGA  Keluarga Besar Ulama Demak KH Muchtarom Gelar Halal Bihalal di Semarang

Korban, Alfino Atmal Fakeh, warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 17.15 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Sukiyono, menjelaskan bahwa korban sedang berlibur bersama kedua orang tuanya ke rumah neneknya (68) di Kampung Gendingan Baru, RT 2 RW 5, Kelurahan Bintoro, Demak.

“Saat bermain di sekitar rumah, korban diduga terpeleset dan hanyut ke sungai yang jaraknya hanya sekitar 20 meter dari rumah neneknya. Keluarga dan warga sempat melakukan pencarian, tetapi tidak menemukan korban,” ujar Agus dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (25/11/2025).

Agus menambahkan, setelah menerima laporan tersebut, BPBD Demak segera menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pencarian bersama Basarnas Pos Jepara serta unsur relawan.

BACA JUGA  PGSI Demak Sambut Permen Perlindungan Guru, Penghinaan Berpotensi Pidana

Ia memastikan bahwa BPBD bersama seluruh unsur yang terlibat telah melakukan pencarian secara maksimal sesuai prosedur.

“Korban akhirnya ditemukan pada Senin, 24 November 2025 dalam kondisi meninggal dunia,” kata Agus, yang juga Pelaksana Tugas Kepala Sapol PP Kabupaten Demak.(01)