Persija U20 Juara EPA Super League 2025/26

Persija Jakarta U20 sukses mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 musim 2025/26. (Foto: AGF/SP).
Persija Jakarta U20 sukses mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 musim 2025/26. (Foto: AGF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Persija Jakarta U20 sukses mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 musim 2025/26 setelah mengalahkan Malut United FC U20 dengan skor tipis 1-0 pada partai final di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Minggu (17/5/2026).

Kemenangan tersebut menjadi penutup manis perjalanan Persija U20 sepanjang musim kompetisi. Satu-satunya gol dalam pertandingan dicetak oleh Theodore Evan Leeming pada menit ke-41 melalui tendangan keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang Malut United U20.

Keberhasilan Macan Kemayoran muda meraih gelar juara sekaligus menjadi pelipur lara setelah tim Persija U18 sebelumnya gagal meraih trofi usai kalah adu penalti dari Malut United U18 pada final EPA Super League U18 yang digelar lebih awal di lokasi yang sama.

Di sisi lain, kemenangan Persija U20 juga menggagalkan ambisi Malut United untuk membawa pulang dua gelar juara kelompok usia dalam satu hari.

Pertandingan final berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif dan berhati-hati demi mengamankan trofi kasta tertinggi kompetisi usia muda Indonesia tersebut.

Persija U20 tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan mencoba menekan sejak awal laga. Sementara Malut United U20 mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan lawan.

BACA JUGA  Gabriel Silva Mengamuk, Persija Takluk dari Arema

Gol penentu kemenangan Persija akhirnya lahir pada menit ke-41. Theodore Evan Leeming memanfaatkan kelengahan lini belakang Malut United sebelum melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Bola meluncur deras ke gawang dan membawa Persija unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persija U20 tampil semakin percaya diri. Tim asuhan pelatih muda Macan Kemayoran terus menekan untuk menambah keunggulan sekaligus mengamankan jalannya pertandingan.

Pada menit ke-53, striker Ahmad Mujadid nyaris menciptakan peluang emas setelah berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Malut United. Namun aksinya dihentikan secara ilegal oleh Ilham Maradjabessy yang langsung diganjar kartu kuning oleh wasit.

Tekanan Persija kembali terlihat pada menit ke-63 lewat peluang Dicky Kurniawan. Gelandang muda tersebut melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar tipis di sisi kanan gawang Malut United yang dikawal M Alfarezi.

Meski lebih banyak tertekan, Malut United U20 beberapa kali mampu memberikan ancaman melalui skema serangan balik cepat. Salah satu peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-66 ketika lini pertahanan Persija kehilangan konsentrasi. Namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol penyama kedudukan.

BACA JUGA  Liga 1: Maung Bandung Menang Tipis 2-1 Lawan Persija Jakarta

Memasuki 10 menit akhir pertandingan, Malut United meningkatkan intensitas serangan. Mereka berusaha keras mencari gol penyeimbang untuk memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

Peluang emas datang pada menit ke-80 melalui tembakan keras Ridho Syuhada. Namun kiper Persija U20, Hafizh Rizkianur, tampil sigap dan berhasil mengamankan bola.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persija U20. Para pemain dan ofisial tim langsung merayakan keberhasilan meraih trofi EPA Super League U20 musim 2025/26.

Keberhasilan Persija U20 menjuarai kompetisi tidak diraih secara instan. Sepanjang musim, mereka tampil konsisten dan menunjukkan dominasi sejak fase grup.

Persija U20 keluar sebagai pemuncak Grup A dengan koleksi 83 poin dari 32 pertandingan. Mereka mencatatkan 27 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya tiga kali menelan kekalahan.

Produktivitas lini serang Persija juga menjadi yang terbaik sepanjang kompetisi. Tim muda ibu kota itu mampu mencetak 110 gol dan hanya kebobolan 16 kali, menghasilkan surplus 94 gol.

Catatan tersebut menunjukkan kualitas pembinaan usia muda Persija Jakarta yang terus berkembang dalam beberapa musim terakhir. Kesuksesan tim U20 menjadi bukti bahwa regenerasi pemain di klub berjuluk Macan Kemayoran berjalan dengan baik.

BACA JUGA  Persija Jakarta Kalahkan Persebaya 1-0

Sementara itu, Malut United U20 juga tampil impresif sepanjang musim. Mereka menutup fase grup sebagai juara Grup B dengan raihan 67 poin dari 21 kemenangan, empat hasil imbang, dan tujuh kekalahan.

Malut United berhasil mencetak 59 gol dan kebobolan 26 kali sepanjang kompetisi. Performa tersebut membawa mereka melaju hingga partai final dan menjadi salah satu tim paling konsisten di EPA Super League musim ini.

Namun pada laga puncak, efektivitas serangan dan disiplin permainan Persija U20 menjadi faktor pembeda. Tim asal Jakarta mampu menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan meski mendapat tekanan dari Malut United di babak kedua.

Gelar EPA Super League U20 musim 2025/26 pun resmi menjadi milik Persija Jakarta. Keberhasilan ini semakin menegaskan kekuatan akademi dan pembinaan pemain muda Persija sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia. (09/AGF).