JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah terus memprioritaskan sejumlah persoalan mendasar, mulai dari ketahanan pangan dan energi hingga pengentasan kemiskinan serta penciptaan lapangan kerja.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam program “Presiden Prabowo Menjawab” yang dirilis Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, Rabu (16/9/2026) malam.
Menurut Prabowo, pemenuhan kebutuhan pangan menjadi salah satu hal yang harus diamankan pemerintah. Setelah itu, pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).
“Yang paling mendasar adalah bagi saya, saya harus amankan pangan. Habis itu kita harus amankan BBM,” kata Prabowo.
Untuk memenuhi kebutuhan energi, pemerintah mengembangkan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit, termasuk program biodiesel 50 persen atau B50. Pemerintah juga mengembangkan energi surya dalam skala besar.
Selain pangan dan energi, Prabowo menyebut pemerintah memberikan perhatian terhadap persoalan kelaparan anak, stunting, kemiskinan absolut, dan kemiskinan ekstrem.
“Bagi saya yang kita harus segera atasi adalah kelaparan anak-anak, stunting dan kemiskinan absolut, kemiskinan ekstrem,” ujarnya.
Prabowo menjelaskan upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan efisiensi anggaran dan upaya mencegah kebocoran keuangan negara. Sumber daya yang tersedia kemudian diarahkan untuk investasi pada sektor produktif yang menghasilkan devisa dan membuka lapangan kerja.
Pemerintah juga menjalankan kebijakan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
Prabowo mengatakan, sejumlah proyek hilirisasi telah dimulai. Menurut dia, proyek-proyek tersebut ditujukan untuk memperkuat industri nasional dan membuka kesempatan kerja.
Di tingkat masyarakat, lanjutnya, pemerintah mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai pasok di tingkat desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menekan biaya logistik.
Prabowo menjelaskan, integrasi antara desa nelayan dan Koperasi Desa Merah Putih juga dapat memberikan kepastian pasar bagi hasil tangkapan nelayan.
“Jadi mereka tidak akan khawatir offtaker-nya ke mana. Ini perhitungannya sangat jelas, kehidupan mereka tambah baik,” kata Prabowo.
Di bidang pendidikan, pemerintah menjalankan sejumlah program, di antaranya digitalisasi pembelajaran, renovasi sekolah, dan peningkatan kompetensi guru.
Prabowo menambahkan, berbagai kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat fondasi Indonesia dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Kita ingin semua lebih cepat, tapi insya Allah kita akan berhasil capai sasaran kita,” katanya.(red)











