“Buang semua ego, buang rasa benci, dan mari menatap masa depan yang lebih baik. Jadikan Laskar Merah Putih sebagai organisasi yang kuat, bersih, dewasa dan menjadi teladan bagi organisasi kemasyarakatan lainnya.”
JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID –Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Laskar Merah Putih (LMP) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (13/6/2026). Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen LMP dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mendukung pembangunan nasional.
Ketua Umum LMP H.M. Arsyad Cannu mengatakan, soliditas organisasi menjadi faktor penting dalam memperkuat peran LMP di tengah masyarakat. Karena itu, Rapimnas dimanfaatkan untuk menyatukan visi serta menyelaraskan langkah organisasi ke depan.
Dalam sambutannya, Arsyad menyinggung berbagai dinamika yang pernah terjadi di internal organisasi.
Menurutnya, pengalaman tersebut perlu dijadikan pembelajaran untuk membangun organisasi yang lebih matang dan berorientasi pada kepentingan bersama.
“Kalau saja ada yang berhak merasa sakit hati, mungkin saya orang pertama. Tetapi saya memilih tetap tenang, berpikir rasional, memahami keadaan, dan mencari solusi terbaik demi masa depan organisasi,” ujar Arsyad.
Arsyad mengapresiasi para pengurus dan kader yang telah menunjukkan sikap terbuka serta mendukung upaya rekonsiliasi di lingkungan organisasi
“Persatuan menjadi modal penting bagi LMP untuk menjalankan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya penuh semangat.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk meninggalkan perbedaan yang pernah terjadi dan lebih fokus pada kontribusi organisasi bagi bangsa dan negara.
“Kita harus bertanya kepada diri sendiri, siapa lagi yang akan peduli terhadap NKRI jika bukan kita. Jangan sampai energi kita habis untuk konflik internal, sementara bangsa membutuhkan kontribusi nyata dari organisasi masyarakat seperti LMP,” pesannya.
Menurut Arsyad, Rapimnas 2026 merupakan forum strategis untuk menyusun program kerja organisasi sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Sejumlah isu yang menjadi perhatian dalam forum tersebut antara lain penguatan wawasan kebangsaan, bela negara, ketahanan nasional, serta peningkatan peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan.
Ia menyatakan bahwa berbagai tantangan yang pernah dihadapi organisasi harus menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Buang semua ego, buang rasa benci, dan mari menatap masa depan yang lebih baik. Jadikan Laskar Merah Putih sebagai organisasi yang kuat, bersih, dewasa dan menjadi teladan bagi organisasi kemasyarakatan lainnya,” ujarnya.
Rapimnas LMP 2026 mengusung semangat memperkuat konsolidasi organisasi bersama pemerintah menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.
Melalui forum tersebut, peserta diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga persatuan bangsa dan semangat kebangsaan.
Menutup sambutannya, Arsyad mengajak seluruh peserta menjaga suasana yang kondusif dan menjadikan Rapimnas sebagai momentum mempererat persaudaraan serta memperkuat komitmen kebangsaan.
“Kita ingin Rapimnas ini menghasilkan gagasan dan langkah nyata yang bermanfaat bagi organisasi, masyarakat, dan bangsa Indonesia,” kata Arsyad.(PR/01)






