PASURUAN — JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Puskesmas Kebonagung bekerja sama dengan UPT SMPN 4 Pasuruan menggelar sosialisasi First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP), Rabu (15/4). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.30 ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental.
Dalam sosialisasi tersebut, tim Puskesmas Kebonagung memberikan pemahaman mengenai konsep dasar luka psikologis, tanda-tanda gangguan emosional, serta langkah awal penanganan yang dapat dilakukan oleh siswa sebagai penolong pertama.
Petugas menjelaskan, tekanan yang dihadapi remaja saat ini, baik dari lingkungan sosial maupun akademik, membuat kemampuan mengenali dan merespons kondisi psikologis menjadi penting. Siswa juga didorong untuk lebih peka terhadap kondisi teman sebaya.
“Kami ingin siswa memiliki empati, mampu berkomunikasi dengan baik, dan memberikan dukungan kepada teman yang sedang mengalami tekanan emosional,” ujar salah satu petugas.
Selain penyampaian materi, kegiatan diisi dengan simulasi dan diskusi interaktif. Siswa tampak antusias mengikuti sesi praktik, terutama saat mempelajari cara merespons teman yang mengalami stres atau kecemasan.
Puskesmas Kebonagung menegaskan, pertolongan pertama pada luka psikologis tidak selalu harus dilakukan oleh tenaga profesional. Lingkungan terdekat, seperti teman sebaya, dapat menjadi garda awal dalam memberikan dukungan. Namun, jika kondisi dinilai serius, penanganan lanjutan oleh tenaga ahli tetap diperlukan.
Kepala UPT SMPN 4 Pasuruan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi P3LP relevan dengan kebutuhan siswa di tengah kompleksitas tantangan yang dihadapi remaja saat ini.
“Kegiatan ini penting agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan mental,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan suportif. Melalui pemahaman tentang P3LP, siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang peduli terhadap sesama.
Kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas Kebonagung ini dinilai sebagai langkah awal dalam membangun kesadaran bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendukung tumbuhnya generasi yang sehat secara fisik dan mental.(ACZ)


