TMMD 129 Bojonegoro Kebut Rehabilitasi RTLH

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro mempercepat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Saelah di Desa Kesongo. (Foto: ist/SP).

BOJONEGORO, SUDUTPANDANG.ID – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus mempercepat penyelesaian program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Salah satu sasaran prioritas yang kini dikebut adalah perbaikan rumah milik Ibu Saelah, warga RT 023 RW 004, agar segera menjadi hunian yang layak, aman, dan nyaman.

Program rehabilitasi RTLH merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang memenuhi standar kelayakan.

Selain membangun infrastruktur desa, TMMD juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat, termasuk perbaikan rumah warga kurang mampu.

Hingga memasuki pekan pelaksanaan program, progres pembangunan di Desa Kesongo menunjukkan perkembangan positif. Seluruh personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bergotong royong mempercepat pekerjaan agar seluruh target dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pengerjaan rehabilitasi rumah Ibu Saelah dipimpin langsung oleh Komandan SST-2 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Peltu M. Syarif.

Di bawah koordinasinya, personel TNI bersama warga bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan, mulai dari pembongkaran bagian rumah yang rusak hingga proses pembangunan kembali.

Peltu M. Syarif mengatakan percepatan pekerjaan dilakukan tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan tetap mengacu pada standar konstruksi agar rumah yang dibangun benar-benar kokoh, aman, dan nyaman untuk ditempati.

BACA JUGA  TMMD 129 Bojonegoro Normalisasi Sungai Kesongo

“Seluruh personel terus bekerja maksimal bersama masyarakat. Kami berharap rehabilitasi rumah Ibu Saelah dapat segera selesai sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh keluarga penerima,” ujar Peltu M. Syarif, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, semangat gotong royong menjadi faktor utama yang mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan.

Keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kerja sama yang dibangun selama pelaksanaan program.

Suasana kebersamaan terlihat dalam setiap aktivitas pembangunan. Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengangkat material bangunan, memasang struktur rumah, hingga menyelesaikan berbagai pekerjaan konstruksi lainnya.

Partisipasi aktif masyarakat menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih terjaga dengan baik di Desa Kesongo.

Kehadiran warga yang secara sukarela membantu proses rehabilitasi rumah turut mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

BACA JUGA  Dandim 0814/Jombang Secara Simbolis Salurkan Bantuan KASAD kepada Santri, Warga dan Abang Becak Tambakberas

Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.

Melalui program tersebut, pemerintah bersama TNI berharap keluarga penerima manfaat dapat menikmati hunian yang lebih sehat, aman, dan nyaman sehingga kualitas hidup mereka semakin meningkat.

Selain rehabilitasi RTLH, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro juga melaksanakan berbagai pembangunan fisik lainnya di Desa Kesongo.

Program tersebut meliputi pembangunan jalan cor beton, peningkatan infrastruktur desa, serta sejumlah fasilitas umum yang diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Di luar sasaran fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, pelayanan kepada masyarakat, serta pembinaan wawasan kebangsaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia di pedesaan.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, Polri, dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan seluruh rangkaian program TMMD ke-129.

Melalui sinergi tersebut, pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Pemerintah Desa Kesongo menyambut baik percepatan rehabilitasi rumah warga yang dilakukan melalui program TMMD.

BACA JUGA  Dukung Beach Club Raffi Ahmad, Sandiaga Dinilai Gagal Paham Batasan Pengelolaan KBAK

Kehadiran program tersebut dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama keluarga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.

Dengan dukungan seluruh pihak, Satgas TMMD optimistis rehabilitasi rumah Ibu Saelah dapat diselesaikan tepat waktu.

Hunian yang lebih layak diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga penerima sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan serta kesejahteraan mereka.

Program TMMD ke-129 kembali membuktikan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Melalui pembangunan infrastruktur dan rehabilitasi rumah warga, TMMD diharapkan mampu menghadirkan pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (09/AGF).