TMMD 129 Lumajang Jaga Mutu Rabat Beton

Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang, Serda Muhamad Effendi, memastikan takaran campuran material pengecoran sesuai standar sebelum digunakan dalam pembangunan rabat beton di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Minggu (9/8/2026). (Foto: IST/SP).

LUMAJANG, JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0821/Lumajang terus mempercepat penyelesaian sasaran fisik di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Meski waktu pelaksanaan TMMD ke-129 semakin mendekati tahap akhir, personel Satgas tidak hanya mengejar target penyelesaian pekerjaan. Aspek kualitas konstruksi juga menjadi perhatian agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.

Salah satunya dilakukan Serda Muhamad Effendi saat memastikan takaran campuran material untuk adonan pengecoran rabat beton sesuai kebutuhan sebelum digunakan, Minggu (9/8/2026).

Pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga mutu pekerjaan konstruksi. Ketepatan takaran bahan dalam adonan beton dinilai penting karena berpengaruh terhadap kualitas, kekuatan, dan daya tahan hasil pengecoran.

Serda Muhamad Effendi mengatakan, percepatan pekerjaan menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD tidak boleh membuat pengawasan terhadap mutu pekerjaan berkurang.

Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan harus tetap dilakukan secara cermat, termasuk memastikan komposisi material sebelum adonan digunakan untuk pengecoran rabat beton.

BACA JUGA  Gernas BCL Angkut Sampah Dari Dasar Laut Teluk Ambon

“Kami memastikan takaran setiap bahan untuk adonan pengecoran sesuai sebelum digunakan. Walaupun pekerjaan terus dikebut menjelang penutupan TMMD, kualitas tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan campuran material dengan takaran yang tepat diharapkan dapat menghasilkan rabat beton yang kuat dan memiliki daya tahan baik.

“Dengan campuran yang tepat, kami berharap hasil rabat beton kuat dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Pengawasan terhadap komposisi adonan menjadi salah satu bentuk perhatian Satgas TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang terhadap kualitas sasaran fisik yang dibangun.

Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur, kecepatan pengerjaan perlu berjalan seiring dengan ketepatan proses. Pekerjaan yang selesai sesuai target tetapi tidak memperhatikan kualitas tentu dapat mengurangi manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Karena itu, personel Satgas tetap melakukan pemeriksaan pada setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari persiapan material, proses pencampuran, hingga pengecoran dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan konstruksi di lapangan.

BACA JUGA  Prada Dika Arya dan Warga Gotong Royong Angkut Material Rabat Beton

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan sasaran fisik TMMD ke-129 tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh warga.

Rabat beton yang dikerjakan di Desa Ledok Tempuro merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang. Pembangunan akses jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan sekaligus mempermudah aktivitas masyarakat.

Keberadaan jalan yang lebih baik memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga. Akses tersebut dapat menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi dan hubungan antarkawasan di lingkungan desa.

Dengan semakin dekatnya penutupan TMMD ke-129, Satgas terus mengoptimalkan pekerjaan agar seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai target.

Namun, percepatan tersebut tetap disertai pengawasan terhadap kualitas. Pemeriksaan takaran material yang dilakukan Serda Muhamad Effendi menjadi salah satu contoh bahwa ketepatan proses tetap menjadi perhatian di tengah penyelesaian program.

Satgas TMMD berharap pembangunan rabat beton tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Ledok Tempuro.

BACA JUGA  Puncak Gunung Eiger-Swiss Ditaklukkan 2 Pendaki Indonesia 16 Hari Perjalanan

Selain meningkatkan kondisi jalan lingkungan, pembangunan tersebut juga diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas warga dan memperkuat akses masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.

Melalui pelaksanaan pekerjaan yang memperhatikan kualitas dan ketepatan material, hasil pembangunan TMMD ke-129 diharapkan tidak hanya menjadi sasaran fisik yang selesai dibangun, tetapi juga menjadi infrastruktur yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan demikian, semangat percepatan penyelesaian TMMD tetap berjalan beriringan dengan komitmen menjaga mutu setiap hasil pembangunan di wilayah Kabupaten Lumajang. (ACZ/09)