LUMAJANG, JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Berbagai cara dilakukan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0821/Lumajang untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.
Salah satunya dilakukan Prada Restu Hidayah saat membantu proses pengecoran rabat beton, Minggu (9/8/2026). Personel Satgas tersebut memanfaatkan arco untuk memindahkan material dari tempat penampungan menuju mesin molen sebelum diolah menjadi adonan beton.
Penggunaan arco menjadi alternatif dalam proses pemindahan material. Jika pada umumnya material pengecoran dibawa menggunakan timba, penggunaan arco memungkinkan sejumlah material dipindahkan sekaligus sehingga proses pengisian mesin molen dapat dilakukan lebih efisien.
Prada Restu terlihat mendorong arco yang berisi material menuju mesin molen. Setelah sampai di lokasi, material tersebut dimasukkan ke dalam mesin untuk dicampur menjadi adonan beton yang digunakan dalam pekerjaan rabat beton.
Cara tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan keamanan dan kelancaran pekerjaan. Personel Satgas menyesuaikan metode pemindahan material dengan kondisi lapangan serta kebutuhan pengecoran yang berlangsung.
Prada Restu Hidayah mengatakan, pemanfaatan peralatan yang tersedia di lokasi dapat membantu mempercepat pekerjaan, khususnya ketika kebutuhan material untuk proses pengecoran cukup banyak.
“Tidak hanya menggunakan timba, arco juga bisa dimanfaatkan untuk membawa dan memasukkan material ke dalam mesin molen. Dengan cara ini pekerjaan menjadi lebih cepat dan tenaga bisa digunakan secara efektif. Yang terpenting, prosesnya tetap dilakukan dengan aman dan hasil pengecoran tetap berkualitas,” ujarnya.
Penggunaan arco dalam proses pengecoran menunjukkan bagaimana personel Satgas menyesuaikan metode kerja dengan kondisi di lapangan. Peralatan sederhana yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran pekerjaan selama tetap digunakan secara tepat.
Dalam pekerjaan rabat beton, material menjadi salah satu kebutuhan utama. Material harus dipindahkan dari lokasi penampungan menuju mesin molen sebelum proses pencampuran dilakukan.
Ketika volume material yang dibutuhkan cukup banyak, pemindahan menggunakan timba secara berulang dapat membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar. Karena itu, arco digunakan sebagai salah satu alternatif untuk membantu mempercepat proses tersebut.
Dengan kapasitas angkut yang lebih besar dibandingkan timba, penggunaan arco dapat membantu memindahkan material dalam satu kali perjalanan. Hal ini membuat alur pekerjaan menjadi lebih praktis dan mendukung ritme pengecoran di lapangan.
Namun, efisiensi tetap diimbangi dengan perhatian terhadap keselamatan kerja. Personel Satgas memastikan proses pemindahan material dilakukan dengan memperhatikan kondisi jalur dan posisi mesin molen.
Langkah tersebut penting agar proses pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa mengurangi aspek keselamatan personel yang terlibat.
Pengerjaan rabat beton di Desa Ledok Tempuro merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan dan memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat.
Menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD ke-129, personel Satgas terus mengoptimalkan berbagai pekerjaan yang masih berlangsung. Percepatan dilakukan dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan.
Bagi Satgas, target penyelesaian menjadi penting, tetapi tidak boleh mengabaikan ketelitian dalam setiap tahapan pekerjaan. Karena itu, proses pemindahan material, pencampuran adonan hingga pengecoran tetap dilakukan secara terkoordinasi.
Pemanfaatan arco oleh Prada Restu menjadi salah satu contoh upaya sederhana untuk mendukung percepatan pekerjaan. Cara tersebut menunjukkan bahwa personel Satgas tidak hanya mengandalkan metode yang biasa digunakan, tetapi juga mampu memanfaatkan sarana yang tersedia sesuai kebutuhan.
Semangat tersebut terlihat dalam aktivitas personel Satgas selama pengerjaan rabat beton. Mereka bekerja bersama untuk memastikan kebutuhan material tersedia dan proses pengecoran dapat terus berjalan.
Selain mempercepat pekerjaan, keterlibatan personel dalam berbagai tahapan juga menjadi bagian dari semangat gotong royong yang menjadi karakter pelaksanaan TMMD.
Pembangunan rabat beton di Desa Ledok Tempuro diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jalan yang lebih baik akan mendukung mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan semakin dekatnya penutupan TMMD ke-129, Satgas Kodim 0821/Lumajang terus mengejar penyelesaian sasaran fisik sesuai target. Berbagai metode kerja diterapkan untuk menjaga efektivitas tanpa mengesampingkan keselamatan dan kualitas.
Pemanfaatan arco dalam proses pengecoran pun menjadi gambaran kreativitas personel Satgas dalam menghadapi kebutuhan pekerjaan di lapangan. Peralatan sederhana tersebut mampu membantu memperlancar pemindahan material sekaligus mendukung percepatan pengerjaan rabat beton di Desa Ledok Tempuro. (ACZ/09)










