Minggu Bersih TMMD 129, Satgas dan Warga Bersihkan Lingkungan

Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang bersama warga bergotong royong membersihkan lingkungan di sekitar lokasi TMMD di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Minggu (9/8/2026). (Foto: IST/SP).

LUMAJANG, JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0821/Lumajang bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Minggu Bersih di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan membersihkan lingkungan di sekitar lokasi pelaksanaan TMMD. Satgas bersama warga bergotong royong membersihkan halaman, jalan lingkungan, hingga area di sekitar sasaran fisik TMMD yang masih terdapat sampah maupun material pekerjaan.

Sejumlah personel Satgas dan masyarakat tampak saling berbagi tugas dalam kegiatan tersebut. Sebagian membersihkan sampah, sementara lainnya merapikan material yang berserakan di sekitar lokasi pekerjaan.

Gotong royong dilakukan secara bersama-sama agar proses pembersihan dapat berlangsung lebih cepat. Selain membuat lingkungan menjadi lebih rapi, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat.

Komandan Kompi Satuan Setingkat (Danki SSK) TMMD ke-129, Kapten Czi Joko Susilo, mengatakan kegiatan Minggu Bersih merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan selama pelaksanaan program TMMD.

“Kegiatan Minggu Bersih ini kami laksanakan bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitar lokasi TMMD tetap bersih dan nyaman. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong dan kebersamaan antara Satgas dengan warga,” ujarnya.

BACA JUGA  Gempa Letusan Masih Dominasi Aktivitas Gunung Semeru

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Kegiatan Minggu Bersih juga menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sasaran fisik. Interaksi dan kebersamaan antara personel TNI dengan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program tersebut.

Selama pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Ledok Tempuro, personel Satgas beraktivitas bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan. Kondisi tersebut secara tidak langsung membuka ruang interaksi yang semakin mempererat hubungan antara TNI dan warga.

Kegiatan bersih-bersih lingkungan menjadi salah satu bentuk sederhana dari kebersamaan tersebut. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga ikut terlibat dalam menjaga lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.

Kebersihan lingkungan juga penting untuk mendukung kenyamanan masyarakat maupun personel Satgas yang masih melaksanakan berbagai pekerjaan di lokasi TMMD.

BACA JUGA  RTLH TMMD ke-129 Lumajang Masuk Tahap Finishing, Satgas Ayak Pasir untuk Pastikan Lantai Berkualitas

Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, aktivitas pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih nyaman. Sampah dan material yang tidak lagi digunakan juga dapat segera disingkirkan sehingga tidak mengganggu akses maupun aktivitas warga.

Kapten Czi Joko Susilo berharap kebiasaan menjaga kebersihan secara bersama-sama dapat terus dipertahankan masyarakat meskipun pelaksanaan TMMD ke-129 nantinya telah selesai.

Menurutnya, semangat gotong royong tidak hanya dibutuhkan ketika ada program pembangunan, tetapi juga perlu menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Lingkungan yang bersih akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain menciptakan suasana yang nyaman, kebersihan juga menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan yang sehat.

Karena itu, kegiatan Minggu Bersih diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.

Pelaksanaan Minggu Bersih di Desa Ledok Tempuro menjadi bagian dari rangkaian kegiatan TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk membangun dan meningkatkan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

BACA JUGA  Soal Bau Sampah, DLH Diminta Gubernur Bali Periksa TPST Kertalangu

Keterlibatan warga dalam berbagai kegiatan menunjukkan adanya kerja sama yang terbangun selama pelaksanaan TMMD. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif yang tetap terjaga setelah program berakhir.

Melalui kegiatan sederhana seperti membersihkan lingkungan, Satgas TMMD terus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-129, “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Dengan kolaborasi antara Satgas dan masyarakat, kegiatan TMMD diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik yang bermanfaat, tetapi juga meninggalkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat Desa Ledok Tempuro. (ACZ/09)