LUMAJANG, SUDUTPANDANG.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0821/Lumajang terus menunjukkan progres positif dalam pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.
Salah satu sasaran fisik yang kini dikebut adalah renovasi rumah milik Ibu Tuha yang dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat, Selasa (4/8/2026).
Semangat kebersamaan terlihat sejak pagi saat prajurit TNI dan warga membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing. Sebagian personel Satgas fokus mengerjakan pelamiran dinding, pemasangan plafon, hingga pengecatan bangunan.
Sementara itu, warga membantu menyiapkan material bangunan, mengangkut perlengkapan, serta menyelesaikan pekerjaan pendukung lainnya.
Kolaborasi tersebut membuat proses renovasi berjalan lebih efektif dan efisien. Pembagian tugas yang terorganisasi memungkinkan setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara bersamaan sehingga target penyelesaian dapat dicapai sesuai jadwal tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan.
Program RTLH menjadi salah satu sasaran utama TMMD ke-129 Kodim 0821/Lumajang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.
Melalui renovasi ini, rumah yang sebelumnya kurang layak diharapkan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni.
Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, program tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak.
Rumah yang sehat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan menciptakan kehidupan yang lebih produktif.
Di lokasi pekerjaan, suasana gotong royong tampak begitu kuat. Personel Satgas TMMD bekerja berdampingan dengan warga tanpa membedakan tugas maupun latar belakang.
Kekompakan tersebut menjadi cerminan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi roh pelaksanaan program TMMD.
Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas konstruksi. Setelah tahap perbaikan struktur bangunan selesai, pekerjaan kini difokuskan pada penyempurnaan bagian interior dan eksterior agar rumah dapat segera ditempati dengan nyaman oleh keluarga penerima manfaat.
Komandan Peleton (Danton) Laut Lanal Banyuwangi, Lettu Sugeng Mujianto, mengatakan budaya gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan RTLH di Desa Ledok Tempuro.
Menurutnya, keberhasilan program TMMD tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel TNI, tetapi juga oleh tingginya partisipasi masyarakat yang secara sukarela ikut membantu setiap tahapan pembangunan.
“Kebersamaan dan pembagian tugas yang baik membuat setiap pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas hasilnya. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun rumah yang layak huni bagi masyarakat,” ujar Lettu Sugeng Mujianto.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menjadi modal penting untuk memperkuat rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD.
Dengan adanya kerja sama tersebut, proses renovasi dapat berlangsung lebih cepat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Nilai kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD diharapkan terus terjaga meskipun program telah selesai.
Program renovasi RTLH juga menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur berskala besar seperti jalan, jembatan, maupun fasilitas umum lainnya.
Perbaikan rumah warga merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.
Bagi keluarga Ibu Tuha, renovasi rumah ini membawa harapan baru. Hunian yang sebelumnya mengalami berbagai keterbatasan kini secara bertahap berubah menjadi rumah yang lebih kokoh, sehat, dan nyaman.
Perubahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus memberikan rasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Pelaksanaan TMMD ke-129 di Kabupaten Lumajang juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Semangat gotong royong yang terbangun selama program berlangsung menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Melalui sasaran fisik berupa renovasi RTLH dan berbagai kegiatan lainnya, Kodim 0821/Lumajang terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pembangunan rumah layak huni tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih baik, tetapi juga menjadi simbol kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat.
Dengan progres pekerjaan yang terus menunjukkan perkembangan positif, Satgas TMMD ke-129 optimistis renovasi rumah milik Ibu Tuha dapat diselesaikan sesuai target.
Keberhasilan program ini diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Ledok Tempuro melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga. (ACZ/09)










