Turnamen IMTC 2026 Jadi Ajang Pembinaan Petenis Junior Nasional

Sebanyak 250 petenis junior dari 80 daerah mengikuti Turnamen IMTC 2026 di Jakarta. (Foto: ist/sp)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Turnamen Tenis Irawati Moerid Tennis Club (IMTC) 2026 kembali digelar sebagai ajang pembinaan atlet muda nasional dengan melibatkan ratusan petenis junior dari berbagai daerah di Indonesia.

Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Tenis Kementerian Pertahanan (Kemhan), Cawang, Jakarta Timur, itu diikuti sekitar 250 atlet muda dari 80 daerah dan memperebutkan Piala Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P.

Tingginya antusiasme peserta membuat panitia menambah venue pertandingan di Lapangan Tenis Bea Cukai, Rawamangun.

Penambahan lokasi dilakukan agar seluruh pertandingan dapat berjalan lancar mengingat jumlah peserta meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Turnamen IMTC 2026 mempertandingkan kelompok usia 8 hingga 18 tahun dan menjadi salah satu kompetisi tenis junior terbesar yang digelar pada awal tahun 2026.

Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga tenis usia dini atau grassroot untuk menjaga regenerasi atlet nasional.

Direktur IMTC, Irawati Moerid, mengatakan penyelenggaraan turnamen itu tidak hanya bertujuan menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka peluang bagi atlet muda untuk berkembang menuju level profesional.

Menurut dia, minimnya turnamen tenis junior di Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam proses pembinaan atlet.

BACA JUGA  Luis Milla Apresiasi Torehan Timnas U-20

Kondisi itu membuat banyak petenis muda kesulitan menentukan arah karier setelah melewati jenjang junior.

“Selama ini banyak petenis yang bingung setelah melewati masa junior. Mereka harus memilih antara melanjutkan tenis atau fokus pendidikan karena event junior di Indonesia masih sangat terbatas,” ujar Irawati di sela pembukaan turnamen, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, frekuensi kompetisi yang konsisten sangat penting untuk membangun mental bertanding atlet muda.

Selain itu, turnamen juga menjadi sarana pemantauan kemampuan atlet dari berbagai daerah yang memiliki potensi berkembang menjadi pemain profesional.

Irawati menilai Indonesia memiliki banyak bibit atlet tenis berbakat. Namun, potensi tersebut membutuhkan wadah kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan agar kualitas permainan mereka terus meningkat.

“Lewat turnamen seperti ini kami ingin mencari bibit-bibit potensial sejak dini. Nantinya atlet yang memiliki kualitas bagus akan mendapat pembinaan lebih lanjut, termasuk peluang pendidikan khusus agar bisa berkembang menjadi pemain profesional,” katanya.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, IMTC juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan dan prestasi olahraga.

Para juara turnamen akan mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan sebagai penunjang jalur prestasi saat mendaftar ke sekolah maupun perguruan tinggi.

BACA JUGA  Peringati HUT ke-36 Yasarini, Keluarga Besar Lanud Husein Sastranegara Gelar Olahraga Bersama

Menurut Irawati, pendidikan tetap menjadi prioritas utama bagi atlet muda. Karena itu, IMTC berupaya menghadirkan sistem pembinaan yang memungkinkan atlet tetap berprestasi di lapangan tanpa mengabaikan pendidikan formal.

Selain memberikan fasilitas kompetisi, sejumlah atlet potensial yang tampil menonjol juga dipantau langsung oleh Pengurus Besar Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PB Pelti) untuk mengikuti program pembinaan lanjutan.

IMTC bahkan telah mengirim beberapa pemain muda Indonesia untuk menjalani pendidikan dan pelatihan tenis di luar negeri sebagai bagian dari pengembangan kemampuan atlet menuju level internasional.

“Kami ingin anak-anak tetap mengejar pendidikan tanpa meninggalkan tenis. Atlet yang punya potensi tentu harus mendapat dukungan agar kariernya bisa berkembang lebih jauh,” ucapnya.

Turnamen IMTC 2026 dinilai menjadi momentum penting bagi pembinaan tenis nasional karena menghadirkan atlet junior dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kompetisi tersebut sekaligus membuka ruang bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dalam atmosfer kompetitif.

Selain pertandingan tenis, suasana pembukaan turnamen juga berlangsung meriah dengan penampilan penyanyi muda Kendis.

Pelantun lagu “Ours to Keep” yang tengah viral di berbagai platform digital itu sukses menarik perhatian peserta dan penonton.

BACA JUGA  Diperkuat Megawati, Bank Jatim Tumbang Atas Juara Bertahan Petrokimia di Final Four Livoli Divisi Utama 2025

Banyak atlet junior terlihat antusias berfoto dan berinteraksi langsung dengan Kendis usai acara pembukaan.

Kehadiran penyanyi muda tersebut memberikan warna berbeda dalam pelaksanaan turnamen dan menambah semangat para peserta yang akan bertanding.

Panitia berharap penyelenggaraan IMTC 2026 dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang dan melahirkan lebih banyak atlet potensial bagi Indonesia.

Dengan semakin banyaknya turnamen junior, peluang munculnya petenis muda berprestasi di tingkat internasional diharapkan semakin besar.

Kejuaraan itu juga menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari komunitas olahraga, federasi, hingga pemerintah.

Melalui kompetisi yang konsisten dan pembinaan berkelanjutan, regenerasi atlet tenis Indonesia diharapkan dapat terus berjalan dan menghasilkan pemain-pemain berkualitas di masa depan. (09/AGF)