SIDOARJO, SUDUTPANDANG.ID – Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang berlangsung pada 3-9 Oktober 2025 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo dipastikan akan menjadi ajang penuh gengsi. Pasalnya, Timnas Korea Selatan (Korsel) U-23 siap tampil dengan skuad terbaik demi menebus kegagalan mereka di edisi sebelumnya.
Di bawah arahan pelatih Lee Min-sung, Korsel memboyong 23 pemain muda potensial, terdiri dari 12 pemain kelahiran 2003 dan 11 pemain kelahiran 2004. Salah satu nama yang paling disorot adalah Kim Ji-soo, bek tengah berusia 20 tahun yang kini membela klub FC Kaiserslautern di Bundesliga 2 Jerman. Meski baru pertama kali dipanggil, Kim diyakini bakal menjadi tembok kokoh di lini belakang Korea.
Selain Kim, ada pula beberapa bintang muda yang dipastikan jadi tumpuan, antara lain Kang Sang-yoon (Jeonbuk Hyundai), Lee Seung-won (Gimcheon Sangmu), serta Hwang Do-yoon (FC Seoul). Ketiganya tampil konsisten di kompetisi K League 1 dan siap mengangkat performa tim.
Meski begitu, hasil uji coba terakhir mereka pada Juni 2025 melawan Australia U-23 belum terlalu menggembirakan. Korea hanya bermain imbang 0-0 di laga pertama, lalu kalah 0-2 di pertandingan kedua. Evaluasi besar-besaran pun dilakukan untuk memperbaiki performa sebelum tampil di Indonesia.
Menanggapi kehadiran Korea Selatan dengan kekuatan penuh, Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia U-23 untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
“Kita harus waspada. Korea datang dengan motivasi tinggi, mereka tidak ingin mengulangi kegagalan seperti tahun lalu ketika disingkirkan Indonesia lewat adu penalti di perempat final. Semua lawan harus dihormati, termasuk Laos dan Makau, karena di sepak bola apa saja bisa terjadi,” kata Erick di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Skuad Garuda Muda asuhan Gerard Vanenburg sudah menjalani pemusatan latihan (TC) di Stadion 10 November, Surabaya. Untuk memperkuat lini serang, dua pemain diaspora, Jens Raven dan Rafael Struick, dipanggil masuk tim. Kehadiran keduanya diharapkan bisa menambah variasi serangan sekaligus daya gedor Indonesia.
Indonesia tergabung di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Sistem kualifikasi hanya meloloskan juara grup dan empat runner-up terbaik dari total 11 grup, ditambah satu slot otomatis untuk tuan rumah Arab Saudi.
Dengan persaingan yang ketat, laga melawan Korea Selatan akan menjadi ujian utama bagi Garuda Muda. Namun, kemenangan di edisi sebelumnya menjadi modal berharga bahwa Indonesia mampu memberikan kejutan besar.(PR/04)









