Rizki Juniansyah Bidik Emas Asian Games 2026

Lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah, memastikan diri siap tampil pada Asian Games Nagoya 2026 yang akan berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. (Foto: NOC).
Lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah, memastikan diri siap tampil pada Asian Games Nagoya 2026 yang akan berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. (Foto: NOC).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah, memastikan diri siap tampil pada Asian Games Nagoya 2026 yang akan berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu akan bersaing bersama seniornya, Rahmat Erwin Abdullah, dalam perebutan posisi utama di kelas 75 kilogram.

Sebelum tampil di Asian Games, Rizki dan Rahmat dijadwalkan mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) angkat besi yang akan digelar pada 17 Juni 2026. Seleksi tersebut akan menentukan lifter yang turun di kelas 75 kg, sementara atlet yang kalah kemungkinan besar akan naik ke kelas 81 kg.

“Kemungkinan besar kita beradu dulu di Seleknas nanti. Siapa yang kalah, dia yang naik ke kelas 81 kg,” ujar Rizki usai menerima penghargaan Best of The Best dalam ajang The Game Changer NOC Indonesia Award 2026 di Hotel Pairmont Senayan, Sabtu (9/5/2026).

Bagi Rizki Juniansyah, Asian Games Nagoya 2026 akan menjadi debut pertamanya di pesta olahraga terbesar Asia tersebut. Sebelumnya, ia absen pada Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar pada 2023 karena harus menjalani operasi usus buntu.

BACA JUGA  NOC Indonesia Beri The Game Changer Award untuk Rizki Juniansyah hingga Bob Hasan

“Betul, ini adalah Asian Games pertama saya, karena Asian Games tahun 2023 saya tidak tampil karena menjalani operasi usus buntu. Jadi, ini pertama dan saya juga akan turun di kelas baru,” katanya.

Rizki mengaku antusias menjalani debut di Asian Games meski menyadari persaingan di kelas 75 kg akan berlangsung sangat ketat. Ia menyebut sejumlah negara kuat seperti Korea Utara, Korea Selatan, dan China menjadi lawan utama yang patut diwaspadai.

Menurutnya, negara-negara tersebut dikenal memiliki tradisi kuat di cabang olahraga angkat besi dan selalu tampil dominan dalam kejuaraan tingkat Asia maupun dunia.

“Tentunya pasti berat juga bagi saya karena Asian Games ini nanti apalagi ada Korea Utara, Korea Selatan, dan China. Apalagi saya tidak tahu mereka seperti apa latihannya. Yang pasti, saya tetap berjuang di tempat latihan dan saya akan terus mengejar prestasi seperti sebelumnya,” tegas Rizki.

Sebagai peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Rizki kini menjadi salah satu tumpuan utama Indonesia di cabang angkat besi. Prestasi tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan di level internasional.

Sementara itu, Rahmat Erwin Abdullah datang dengan pengalaman lebih matang. Peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 itu sebelumnya sukses meraih medali di kelas 73 kg pada Asian Games Hangzhou 2022.

BACA JUGA  Sirnas Padel Semarang 2026 Jadi Ajang Seleksi Asian Games

Persaingan internal antara Rizki dan Rahmat diprediksi menjadi salah satu duel menarik dalam Seleknas mendatang. Kedua lifter sama-sama memiliki kualitas dan pengalaman besar untuk memperkuat Indonesia di Asian Games 2026.

Meski fokus pada persiapan menuju Asian Games, Rizki mengungkapkan tim angkat besi Indonesia sebenarnya sempat dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Asia di India pada bulan ini. Namun, keberangkatan tersebut batal karena kondisi yang belum memungkinkan.

“Seharusnya kita bulan ini berangkat ke India untuk Kejuaraan Asia, tapi kita nggak berangkat karena mungkin keadaan sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Rizki berharap persiapan menuju Asian Games tetap berjalan maksimal meski ada perubahan agenda kompetisi. Ia menegaskan targetnya tidak hanya tampil baik di Asian Games, tetapi juga terus menjaga performa menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Dalam kesempatan tersebut, Rizki juga menyampaikan rasa syukur setelah menerima penghargaan Best of The Best dari NOC Indonesia. Penghargaan itu dianggap menjadi motivasi tambahan untuk terus meningkatkan prestasi di level internasional.

BACA JUGA  Aldila Sutjiadi Batal Terbang ke Argentina

“Syukur alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan NOC Indonesia. Ke depannya, saya akan terus meningkatkan prestasi dan saya juga akan berusaha menyumbangkan medali di Olimpiade Los Angeles 2028,” tuturnya.

Cabang olahraga angkat besi selama ini menjadi salah satu penyumbang medali utama bagi Indonesia di berbagai ajang internasional, termasuk Olimpiade dan Asian Games. Kehadiran Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah diharapkan mampu mempertahankan tradisi prestasi tersebut.

Dengan persiapan menuju Asian Games Nagoya 2026 yang mulai dimatangkan, publik olahraga Indonesia kini menantikan duel sengit antara dua lifter terbaik nasional dalam Seleknas Juni mendatang. Hasil seleksi itu akan menentukan siapa yang menjadi andalan utama Indonesia di kelas 75 kg pada Asian Games 2026. (09/AGF)