PROBOLINGGO-JATIM, SUDUTPANDANG.ID – Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan), Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil mengikuti kegiatan zoom meeting panen raya jagung serentak kuartal I tahun 2026.
Kegiatan digelar di lahan pertanian wilayah Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan, memperkuat kemandirian petani, serta mendukung program swasembada jagung, khususnya di Kecamatan Kademangan.
Danramil 0820-01/Kanigaran, Kapten Arh Ari Bonanto, menekankan pentingnya sinergi TNI/Polri dengan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas selama pelaksanaan panen raya.
“Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan bibit jagung varietas Maxxi 2 dari instansi terkait kepada perwakilan petani di Kecamatan Kademangan sebagai dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan hasil panen,” kata Kapten Arh Ari Bonanto.
Perwira dengan postur tubuh tinggi tegap itu menambahkan, TNI melalui Koramil jajaran akan terus mendampingi kegiatan pertanian di wilayah binaan.
“Pendampingan kepada petani merupakan wujud komitmen kami dalam membantu meningkatkan hasil pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah teritorial Kodim 0820/Probolinggo,” ujarnya.
Kapten Arh Ari Bonanto menegaskan, panen raya jagung kuartal I tahun 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen TNI mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar swasembada pangan, khususnya jagung, dapat terwujud secara berkelanjutan.”
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui penguatan ketahanan pangan.
“Termasuk peningkatan sarana pertanian, penyediaan benih unggul, serta dukungan distribusi dan pemasaran hasil panen,” tambahnya.
Kegiatan zoom meeting nasional dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan diikuti arahan dari Kapolri mengenai strategi pengembangan produksi jagung nasional serta target panen terintegrasi sepanjang tahun 2026.(ACZ/08)










