“Kami telah memeriksa sejumlah saksi yang dianggap relevan. Namun, identitasnya belum dapat kami sampaikan karena proses penyidikan masih berjalan.”
PONOROGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo terus mendalami dugaan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) Tahun Anggaran 2023 – 2024 di lingkungan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Hingga kini, penyidik telah memeriksa belasan saksi.
Kepala Subseksi I Intelijen Kejari Ponorogo, M.Q.S. Garuda Nusantara, mengatakan, pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi penyaluran bansos dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti serta mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.
“Kami telah memeriksa sejumlah saksi yang dianggap relevan. Namun, identitasnya belum dapat kami sampaikan karena proses penyidikan masih berjalan,” kata Garuda, dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).
Ia menegaskan, penyidikan akan terus dilakukan hingga penyidik memperoleh alat bukti yang cukup untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
“Saat ini kami masih fokus pada pengumpulan alat bukti,” ujarnya.
Dugaan korupsi tersebut mencuat setelah adanya laporan terkait penyaluran bansos yang diduga tidak tepat sasaran serta indikasi penyimpangan anggaran di internal Dinsos P3A Kabupaten Ponorogo.(DNY/01)


