Singapura Pecah Dominasi di Anggar Asia 2026

Singapura mencatat sejarah sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara yang meraih medali emas dalam Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026. (Foto: PB IKASI).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Singapura mencatat sejarah sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara yang meraih medali emas dalam Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026.

Di tengah dominasi negara-negara Asia Timur, atlet muda Singapura, Koh Elle Meihui, tampil gemilang dengan merebut emas nomor junior perseorangan putri epee (degen).

Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta, diikuti 801 atlet dari 26 negara Asia dan Pasifik. Ajang ini menjadi panggung adu kualitas para calon bintang anggar Asia.

Koh Elle Meihui memastikan emas bagi Singapura setelah menaklukkan wakil Korea Selatan, Yang Seunghye, dengan skor meyakinkan 15–9 di partai final.

Kemenangan tersebut sekaligus mematahkan dominasi tradisional negara-negara seperti China, Jepang, Hong Kong, dan Korea Selatan dalam perebutan gelar juara.

Medali perunggu di nomor ini diraih bersama oleh Lee Ivana (Hong Kong) dan Hung Li-Hsiang (Chinese Taipei).

Secara umum, China tampil sebagai kekuatan utama pada kategori junior dengan mengoleksi tiga medali emas.

Jepang dan Hong Kong masing-masing meraih satu emas, sementara satu emas lainnya menjadi milik Singapura berkat performa Koh.

China membuka perolehan emas melalui Jin Shixing di nomor junior putra epee. Pada laga final, Jin mengalahkan Yuen Nok Man (Hong Kong) dengan skor 15–7. Medali perunggu diraih Chen Bing-Jyun (Chinese Taipei) dan Kato Seijun (Jepang).

Dominasi China berlanjut di nomor junior putri foil. Zhu Linlin menyumbangkan emas setelah mengalahkan Takamizawa Yukari (Jepang) dengan skor 15–12. Sementara perunggu menjadi milik Aktayeva Sofiya (Kazakhstan) dan Lee Hyeonyoung (Korea Selatan).

BACA JUGA  Bea Cukai dan Polri Ungkap Clandestine Laboratorium Hashish

Satu emas tambahan China hadir dari nomor junior putri saber melalui Pan Qimiao. Dalam final sesama atlet China, Pan menundukkan Wang Chenyi dengan skor ketat 15–14, menunjukkan kedalaman skuad Negeri Tirai Bambu di sektor junior.

Jepang tidak tinggal diam. Negeri Matahari Terbit memastikan satu emas di nomor junior putra foil lewat duel sesama atlet.

Ono Ryoga keluar sebagai juara setelah mengalahkan Maeda Masashi dengan skor 15–12. Medali perunggu diraih Choi Hyeokjun (Korea Selatan) dan Lam Ho Long (Hong Kong).

Sementara itu, Hong Kong meraih emas melalui Ho Pak Lam Hugo di nomor junior putra saber. Ia mengalahkan Urakbaev Alpamis (Uzbekistan) dengan skor 15–11. Perunggu diraih Begjanov Artur (Uzbekistan) dan Zhu Zihao (China).

Dari sisi klasemen medali sementara kategori junior, China memimpin dengan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu (total lima medali).

Jepang dan Hong Kong sama-sama mengoleksi satu emas dengan total empat medali. Singapura berada di posisi keempat dengan satu emas, unggul dari Uzbekistan yang mengoleksi empat medali tanpa emas.

Keberhasilan Singapura menembus dominasi Asia Timur menjadi sorotan tersendiri. Selama ini, persaingan anggar di level Asia kerap didominasi China, Jepang, dan Korea Selatan.

Emas Koh Elle Meihui menjadi sinyal bahwa negara-negara Asia Tenggara mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam pembinaan atlet muda.

Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga barometer kekuatan masa depan anggar Asia.

BACA JUGA  Porwanas 2022, Tim Catur SIWO PWI Jaya Masih di Jalur Perolehan Medali

Dengan jumlah peserta mencapai 801 atlet, turnamen ini memperlihatkan ketatnya persaingan serta meningkatnya kualitas teknik dan strategi para atlet muda.

Pertandingan akan berlanjut pada Kamis (26/2/2026) dengan nomor junior beregu putra foil, putri saber, dan putri epee. Laga dijadwalkan mulai pukul 10.30 WIB di arena JCC Senayan.

Hasil di kategori beregu diperkirakan kembali menghadirkan duel sengit antara China, Jepang, dan Korea Selatan, yang selama ini memiliki tradisi kuat di nomor tim. Namun, momentum kemenangan individu Singapura membuka peluang kejutan lanjutan dari negara-negara nontradisional.

Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 sekaligus menegaskan posisi Jakarta sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional bergengsi.

Atmosfer kompetisi yang kompetitif dan dukungan fasilitas berstandar internasional di JCC memberikan pengalaman berharga bagi para atlet muda Asia.

Dengan persaingan yang semakin merata, peta kekuatan anggar Asia diprediksi akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Singapura telah memberi pesan kuat bahwa dominasi lama bisa ditembus melalui pembinaan berkelanjutan dan kesiapan mental di panggung besar.

 

Hasil Pertandingan Junior Perseorangan

1. Junior Putra Epee (Degen)

Final:
Jin Shixing (China) vs Yuen Nok Man (Hong Kong) — 15–7

  •  Emas: Jin Shixing (China)

  •  Perak: Yuen Nok Man (Hong Kong)

  •  Perunggu: Chen Bing-Jyun (Chinese Taipei), Kato Seijun (Jepang)


2. Junior Putra Saber (Sabel)

Final:
Ho Pak Lam Hugo (Hong Kong) vs Urakbaev Alpamis (Uzbekistan) — 15–11

  •  Emas: Ho Pak Lam Hugo (Hong Kong)

  •  Perak: Urakbaev Alpamis (Uzbekistan)

  •  Perunggu: Begjanov Artur (Uzbekistan), Zhu Zihao (China)

BACA JUGA  Kalahkan Persib 1-0, BFC Kembali Pimpin Klasemen

3. Junior Putri Foil (Floret)

Final:
Zhu Linlin (China) vs Takamizawa Yukari (Jepang) — 15–12

  •  Emas: Zhu Linlin (China)

  •  Perak: Takamizawa Yukari (Jepang)

  •  Perunggu: Aktayeva Sofiya (Kazakhstan), Lee Hyeonyoung (Korea Selatan)


4. Junior Putri Epee (Degen)

Final:
Koh Elle Meihui (Singapura) vs Yang Seunghye (Korea Selatan) — 15–9

  •  Emas: Koh Elle Meihui (Singapura)

  •  Perak: Yang Seunghye (Korea Selatan)

  •  Perunggu: Lee Ivana (Hong Kong), Hung Li-Hsiang (Chinese Taipei)


5. Junior Putri Saber (Sabel)

Final:
Pan Qimiao (China) vs Wang Chenyi (China) — 15–14

  •  Emas: Pan Qimiao (China)

  • Perak: Wang Chenyi (China)

  • Perunggu: Jumamuratova Ayakoz (Uzbekistan), Herrera Lara Luisa Fernanda (Uzbekistan)


6. Junior Putra Foil (Floret)

Final:
Ono Ryoga (Jepang) vs Maeda Masashi (Jepang) — 15–12

  •  Emas: Ono Ryoga (Jepang)

  •  Perak: Maeda Masashi (Jepang)

  •  Perunggu: Choi Hyeokjun (Korea Selatan), Lam Ho Long (Hong Kong)


Klasemen Perolehan Medali

PeringkatNegaraEmasPerakPerungguTotal
1China3115
2Jepang1214
3Hong Kong1124
4Singapura1001
5Uzbekistan0134
6Korea Selatan0123
7Chinese Taipei0022
8Kazakhstan0011

(AGF/09).