JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Timnas Hockey Field Putri Indonesia memastikan kesiapan penuh jelang laga semifinal Kualifikasi Asian Games 2026 menghadapi Chinese Taipei Women’s Hockey Team. Pertandingan akan digelar di Stadion Hockey Gelora Bung Karno, Selasa (28/4/2026) pukul 20.00 WIB.
Pelatih kepala Muhamad Dhaarma Raj memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi optimal tanpa kendala cedera. Ia menegaskan bahwa tim telah menjalani berbagai persiapan teknis, termasuk latihan intensif untuk situasi bola mati yang berpotensi menentukan hasil pertandingan.
“Semua pemain dalam kondisi prima dan tidak ada yang cedera. Kami sudah mempersiapkan berbagai skenario, termasuk penalti corner dan shoot out jika pertandingan berlanjut ke fase tersebut,” ujar Dhaarma Raj dalam sesi keterangan resmi di Jakarta, Senin (27/4).
Menurutnya, simulasi berbagai variasi penalti corner telah dilakukan guna mengantisipasi pola permainan lawan. Persiapan tersebut menjadi krusial mengingat pertandingan semifinal diprediksi berlangsung ketat dengan intensitas tinggi.
Secara target, tim Merah Putih tidak hanya ingin berhenti di semifinal. Meski telah memastikan tiket ke Asian Games Nagoya 2026, fokus kini bergeser untuk mencapai partai puncak.
“Kami sudah mengamankan tiket ke Asian Games 2026. Namun, target berikutnya adalah tampil di final. Itu yang sedang kami kejar,” kata Dhaarma Raj menegaskan.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Timnas Hockey Field Putri Indonesia memiliki catatan positif saat menghadapi Chinese Taipei. Pada ajang AHF Cup 2025 yang digelar di Jakarta, Indonesia sukses mencatat kemenangan mengejutkan dengan skor 2-0.
Kala itu, Chinese Taipei tampil dominan dan terus menekan sepanjang pertandingan. Namun, disiplin pertahanan serta efektivitas serangan balik Indonesia mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan penting.
“Kami ingin mengulang kejutan seperti di AHF Cup tahun lalu. Mereka memang tim kuat, tetapi kami sudah pernah membuktikan bisa mengalahkan mereka,” ujar Dhaarma.
Kepercayaan diri serupa juga diungkapkan para pemain. Salah satunya Dea Destian yang menilai momentum kelolosan ke Asian Games harus dimanfaatkan untuk meraih prestasi lebih tinggi di kualifikasi ini.
“Kami sudah mencapai target awal lolos ke Asian Games. Sekarang kami ingin tampil maksimal untuk bisa ke final, bahkan kalau memungkinkan menjadi juara,” kata Dea.
Pernyataan tersebut diamini oleh Salma Maulani yang tampil impresif sepanjang turnamen. Ia sebelumnya dinobatkan sebagai pemain terbaik saat Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 sekaligus memastikan status juara Pool B.
“Kami siap menghadapi Chinese Taipei. Kami punya tekad kuat untuk menang dan melangkah ke final,” ujar Salma.
Performa Indonesia di fase grup memang cukup meyakinkan. Selain solid dalam bertahan, lini serang juga menunjukkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Kombinasi pengalaman dan pemain muda menjadi kekuatan tersendiri bagi skuad Merah Putih.
Pertandingan semifinal ini diperkirakan berlangsung sengit. Chinese Taipei dikenal memiliki permainan cepat dan agresif, terutama dalam membangun serangan dari lini tengah. Oleh karena itu, disiplin organisasi permainan menjadi kunci bagi Indonesia untuk meredam tekanan lawan.
Selain laga Indonesia kontra Chinese Taipei, semifinal lainnya akan mempertemukan Bangladesh Women’s Hockey Team melawan Singapore Women’s Hockey Team. Bangladesh melaju sebagai juara Pool A dengan koleksi tujuh poin, sementara Singapura berstatus runner-up Pool B.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung lebih awal pada pukul 17.30 WIB di venue yang sama. Pemenang dari kedua pertandingan semifinal akan bertemu di partai final untuk memperebutkan gelar juara kualifikasi.
Bagi Indonesia, peluang untuk melangkah ke final terbuka lebar. Namun, tim harus mampu menjaga konsistensi permainan serta meminimalisir kesalahan sendiri, terutama di area pertahanan.
Dukungan publik tuan rumah di Stadion Hockey GBK juga diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Atmosfer pertandingan diyakini akan memberikan motivasi lebih untuk tampil maksimal.
Dengan persiapan matang, rekor positif, serta kepercayaan diri yang tinggi, Timnas Hockey Field Putri Indonesia kini berada di jalur yang tepat untuk kembali menciptakan kejutan. Laga semifinal kontra Chinese Taipei akan menjadi ujian penting sekaligus peluang untuk membuktikan kualitas di level Asia.
Jika mampu mengulangi performa terbaik seperti di AHF Cup 2025, bukan tidak mungkin Indonesia kembali mencatat kemenangan dan melangkah ke final Kualifikasi Asian Games 2026. (09/AGF).










