PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820/Probolinggo mulai melakukan tahap plesteran dinding dalam proses rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Khosinah (70), warga Dusun Klagin RT 18 RW 07 Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Pengerjaan tersebut dilakukan untuk percepat pembangunan penyelesaian rumah yang kini progresnya telah mencapai 90 persen.
Program rehabilitasi pembangunan rumah milik Khosinah menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo. Sebelumnya, kondisi rumah tersebut dinilai memprihatinkan dengan dinding lapuk dan atap bocor saat hujan.
Melalui program TMMD, rumah Khosinah direnovasi secara menyeluruh, mulai dari perbaikan struktur bangunan hingga fasilitas dasar agar lebih aman dan layak dihuni.
Pengerjaan di lapangan dipimpin langsung oleh Danton Satgas TMMD ke-128 dari Yon Armed 8/UY Jember, Letda Arm Ary. Bersama anggota Satgas dan warga, ia bergotong royong mempercepat proses renovasi.
“Kondisi rumah Ibu Khosinah sudah mencapai 90 persen. Kami kebut bagian finishing berupa pemelesteran tembok agar beliau bisa segera menempati rumah yang lebih aman dan nyaman,” ujar Letda Arm Ary.
Semangat gotong royong tampak dalam setiap proses pengerjaan. Personel Satgas bersama warga saling membantu mengangkut material seperti semen, bata, dan kayu demi mempercepat penyelesaian pembangunan.
Khosinah mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia tidak menyangka rumahnya dapat direnovasi hingga hampir selesai dalam waktu yang relatif singkat.
Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo menegaskan bahwa program RTLH merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, sekaligus upaya meningkatkan kualitas hidup warga desa.
Dengan sisa pekerjaan yang tinggal sedikit, Satgas optimistis proses rehabilitasi rumah milik Khosinah dapat rampung tepat waktu. Program tersebut menjadi wujud nyata kehadiran TNI dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.(ACZ)










