PROBOLINGGO — JATIM | SUDUTPANDANG.ID — Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, saat Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 melakukan kunjungan kerja ke lokasi kegiatan. Kehadiran rombongan Tim Wasev disambut meriah oleh masyarakat yang selama ini terlibat aktif dalam pelaksanaan program pembangunan desa tersebut.
Kunjungan Tim Wasev dipimpin oleh Kolonel Inf Denny Noviandi bersama sejumlah pejabat TNI lainnya. Sejak rombongan tiba di Desa Brabe, warga tampak antusias menyambut kedatangan tim dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Deretan umbul-umbul menghiasi jalan desa, sementara tokoh masyarakat, pemuda hingga warga yang ikut bergotong royong bersama Satgas TMMD terlihat hadir menyambut rombongan. Kehangatan tersebut mencerminkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Bagi warga Desa Brabe, program TMMD bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik semata. Kehadiran TMMD dinilai menjadi simbol nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus bukti sinergi antara aparat negara dan warga dalam mempercepat pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf Denny Noviandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD Ke-128 di wilayah Kodim 0820/Probolinggo. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang turut menjaga semangat gotong royong selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan partisipasi seluruh pihak, terutama masyarakat Desa Brabe yang sangat antusias mendukung program TMMD. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Ia menegaskan, program TMMD hadir sebagai salah satu upaya pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Melalui kegiatan tersebut, akses masyarakat terhadap fasilitas umum dan infrastruktur dasar terus ditingkatkan guna mendukung kesejahteraan warga.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat serta semangat kebersamaan yang kuat. Karena itu, nilai gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD menjadi modal penting dalam membangun daerah.
“TMMD bukan hanya milik TNI, tetapi bentuk sinergitas bersama antara pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat dalam membangun desa demi kesejahteraan bersama,” kata perwira menengah TNI AD tersebut.
Program TMMD Ke-128 di Desa Brabe sendiri telah menghadirkan berbagai pembangunan fisik yang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sejumlah sasaran pembangunan seperti perbaikan jalan desa, pavingisasi, pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT), fasilitas air bersih hingga program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus dikerjakan secara bertahap.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pembinaan masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kualitas sumber daya manusia agar masyarakat lebih siap menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
Di tengah pelaksanaan pembangunan, suasana kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat tampak semakin erat. Warga secara sukarela ikut membantu proses pengerjaan di lapangan, mulai dari mengangkut material hingga membersihkan lokasi pembangunan.
Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat juga dinilai mampu menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan desa. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
Salah seorang warga Desa Brabe mengaku senang dengan hadirnya program TMMD di wilayah mereka. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam memperbaiki akses jalan dan fasilitas umum lainnya.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya TMMD. Jalan desa menjadi lebih baik dan pembangunan lainnya juga sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar warga.
Ia menambahkan, kedekatan antara Satgas TMMD dan masyarakat membuat suasana pembangunan terasa lebih ringan dan penuh kekeluargaan. Selama proses pengerjaan berlangsung, warga dan personel TNI saling bekerja sama demi menyelesaikan pembangunan tepat waktu.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, program tersebut juga bertujuan memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui TMMD Ke-128, harapan masyarakat Desa Brabe untuk memiliki akses yang lebih baik dan kehidupan yang lebih sejahtera perlahan mulai terwujud. Kehadiran Tim Wasev pun menjadi motivasi tambahan bagi warga dan Satgas TMMD untuk terus menjaga semangat gotong royong hingga seluruh program pembangunan selesai dilaksanakan.
Dengan kebersamaan yang terjalin kuat, masyarakat optimistis hasil pembangunan TMMD akan membawa manfaat besar bagi kemajuan Desa Brabe dalam jangka panjang. (ACZ)










