Untirta Tantang Dominasi Kampus Besar di Campus League Jakarta 2026

Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Season 1 dipastikan berlangsung panas dengan persaingan 16 tim putra dan delapan tim putri dari berbagai perguruan tinggi. (Foto: ist/sp)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Season 1 diprediksi menghadirkan persaingan ketat antarperguruan tinggi yang selama ini dikenal memiliki tradisi kuat dalam kompetisi basket mahasiswa nasional.

Sebanyak 16 tim putra dan delapan tim putri dipastikan ambil bagian dalam regional terakhir sebelum memasuki fase nasional atau The Nationals yang akan berlangsung di Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Banten, pada 24 hingga 31 Mei 2026.

Regional Jakarta menjadi salah satu seri paling dinanti karena mempertemukan sejumlah kampus dengan kekuatan basket mahasiswa yang cukup mapan. Selain menjadi penutup fase regional, kompetisi ini juga menjadi penentu tim-tim terbaik yang berhak melaju ke babak nasional.

Pemain Universitas Sultan Agung Tirtayasa (Untirta), Muhammad Tirta Dunda, menilai level persaingan basket mahasiswa di Jakarta saat ini sudah berkembang sangat pesat dibandingkan sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Secara pembinaan, level Jakarta memang sudah melampaui kota-kota lain di Indonesia,” kata Tirta Dunda dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, kualitas kompetisi di Jakarta membuat seluruh tim harus tampil maksimal sejak pertandingan awal. Ia menilai setiap perguruan tinggi memiliki peluang yang sama untuk bersaing karena didukung pembinaan dan persiapan yang semakin matang.

BACA JUGA  Hempaskan West Ham 5-1, Liverpool ke Perempat Final "Carabao Cup" 2023

Regional Jakarta juga menjadi zona kedua setelah Surabaya yang berhasil memenuhi kuota maksimal peserta. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme besar perguruan tinggi terhadap perkembangan kompetisi basket mahasiswa nasional.

Sejumlah kampus unggulan seperti Institut Perbanas Jakarta dan tuan rumah Universitas Pelita Harapan diprediksi kembali menjadi kandidat kuat dalam perebutan tiket menuju The Nationals.

UPH yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama basket mahasiswa Indonesia dipastikan akan tampil dengan target tinggi di hadapan pendukung sendiri. Selain memiliki tradisi kuat, UPH juga dinilai memiliki kedalaman skuad dan pengalaman kompetisi yang cukup matang.

Meski demikian, status unggulan tidak menjamin perjalanan mudah menuju babak nasional. Ketatnya persaingan membuat setiap tim harus mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang turnamen berlangsung.

Manajer tim UPH, Dhea Simanjuntak, mengatakan kekompakan dan rasa percaya antar pemain menjadi faktor penting dalam menghadapi kompetisi yang diprediksi berlangsung sengit.

“Pemain saling percaya, juga percaya kepada pelatih dan program yang sudah dijalani. Yang terpenting adalah fokus pada tujuan,” ujar Dhea.

Ia menambahkan, persiapan yang dilakukan tim tidak hanya berfokus pada aspek teknik dan fisik, tetapi juga membangun mental bertanding pemain agar mampu menghadapi tekanan selama turnamen berlangsung.

BACA JUGA  Laga Persib vs Persija Fix di GBLA

Menurutnya, Regional Jakarta selalu menghadirkan atmosfer kompetitif karena dihuni banyak kampus dengan kualitas permainan yang merata. Karena itu, setiap pertandingan dipastikan berjalan ketat dan menarik untuk disaksikan.

Di sisi lain, Untirta bertekad menjadikan Campus League 2026 sebagai momentum untuk menunjukkan eksistensi mereka di level basket mahasiswa nasional.

Tim Untirta tergabung di Grup B bersama Universitas Darma Persada, Universitas Trisakti, dan Universitas Budi Luhur. Persaingan di grup tersebut diprediksi berlangsung sengit karena seluruh tim memiliki ambisi besar untuk lolos ke fase berikutnya.

Muhammad Tirta Dunda mengatakan timnya datang dengan semangat tinggi untuk membuktikan kualitas mereka di tengah dominasi kampus-kampus besar Jakarta.

“Campus League akan menjadi awal yang bagus untuk tim-tim kampus di Jakarta seperti kami juga. Kami akan membuktikan bahwa Untirta ada dan hidup,” katanya.

Ia optimistis timnya mampu memberikan kejutan selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, kerja keras selama masa persiapan menjadi modal penting bagi Untirta untuk bersaing dengan tim-tim unggulan.

Atmosfer kompetitif di Regional Jakarta juga menjadi kelanjutan dari tensi tinggi yang sebelumnya terjadi pada Regional Bandung. Pada seri tersebut, Universitas Kristen Maranatha tampil dominan setelah berhasil menyapu bersih gelar juara sektor putra dan putri.

BACA JUGA  Teco Puji Para Pemain BU Usai Jinakkan Singo Edan 2-1

Keberhasilan Universitas Kristen Maranatha memastikan tiket ke The Nationals menjadi bukti bahwa persaingan basket mahasiswa nasional kini semakin merata. Tidak hanya kampus besar, sejumlah perguruan tinggi lain juga mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam pembinaan atlet basket.

Campus League sendiri terus berkembang menjadi salah satu kompetisi basket mahasiswa paling bergengsi di Indonesia. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang persaingan antarkampus, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda potensial yang berpeluang menembus level profesional.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan kualitas persaingan yang semakin meningkat, Regional Jakarta Season 1 diprediksi akan menyajikan pertandingan menarik sekaligus menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru basket mahasiswa Indonesia.

Seluruh tim kini bersiap memberikan penampilan terbaik demi merebut tiket menuju The Nationals dan membawa nama kampus mereka bersaing di level nasional. (09/AGF).