Ketua AMKI Sumsel Jadi Narasumber Rakernis Humas Polda Sumsel 2026

Ketua AMKI Sumsel Jadi Narasumber Rakernis Humas Polda Sumsel 2026
Ketua AMKI Sumsel Dede Umar (kiri) bersama pengurus (Foto: Dok. AMKI Sumsel)

“Kolaborasi antara insan media dan institusi kepolisian sangat penting dalam membangun komunikasi publik yang efektif. Kami mengapresiasi Polda Sumsel yang terus membuka ruang diskusi dan berbagi pengalaman untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.”

PALEMBANG, SUDUTPANDANG.ID – Ketua Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumatera Selatan, KMS Umar Jayanegara atau Dede Umar, menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Airish Hotel Palembang, Senin (8/6/2026).

Keterlibatan Ketua AMKI Sumsel Dede Umar dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sumsel memperkuat kapasitas komunikasi publik dan pengelolaan media di lingkungan kepolisian.

Rakernis Humas Polda Sumsel tahun ini mengangkat tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026.”

BACA JUGA  Update Laporan covid 19 di Kota Bekasi Awal Tahun 2023

Berdasarkan surat resmi Bidang Humas Polda Sumsel Nomor B/1969/VI/LIT.5/2026 tertanggal 5 Juni 2026, Ketua AMKI Sumsel diminta menyampaikan materi terkait pengelolaan media dan strategi komunikasi publik di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin dinamis.

Dede Umar menyambut positif kepercayaan yang diberikan oleh Polda Sumsel. Menurutnya, sinergi antara media dan institusi kepolisian memiliki peran penting dalam memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kolaborasi antara insan media dan institusi kepolisian sangat penting dalam membangun komunikasi publik yang efektif. Kami mengapresiasi Polda Sumsel yang terus membuka ruang diskusi dan berbagi pengalaman untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat,” kata Dede Umar.

Ia menilai perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. Karena itu, setiap lembaga publik dituntut mampu beradaptasi dengan menghadirkan informasi yang cepat, tepat dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

BACA JUGA  Mantan Petinju Resmi Jabat Kapolda NTT

Menurut Dede, tantangan komunikasi publik saat ini tidak hanya berkaitan dengan kecepatan penyebaran informasi, tetapi juga kemampuan dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Rakernis Humas Polda Sumsel 2026 diikuti oleh jajaran kehumasan dari seluruh satuan kerja dan kepolisian wilayah hukumnya.

Kegiatan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan kapasitas personel humas dalam menghadapi tantangan komunikasi yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap personel humas semakin adaptif dalam mengelola informasi publik serta mampu membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat melalui berbagai platform media.

“Kepercayaan yang diberikan Polda Sumsel kepada AMKI Sumsel sebagai narasumber juga mencerminkan pentingnya peran organisasi media sebagai mitra strategis dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Kolaborasi antara kepolisian dan media dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun hubungan yang harmonis, meningkatkan literasi informasi, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi,” kata Dede Umar.(red)