Cuaca Jakarta Hari Ini, BMKG: Hujan Ringan Hanya di Jaksel dan Jaktim

Avatar photo
Cuaca Jakarta Hari Ini, BMKG: Hujan Ringan di Jaksel dan Jaktim
Tugu Pancoran, Jaksel. (Foto: JJ/Sudutpandang.id)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Sebagian besar wilayah DKI Jakarta diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal sepanjang Sabtu (13/6/2026). Meski demikian, warga di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang berpeluang turun pada sore hari.

Prakiraan yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kondisi atmosfer di wilayah ibu kota didominasi tutupan awan sejak pagi hingga malam. Suhu udara rata-rata diperkirakan berada di kisaran 28 derajat Celsius.

Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diprediksi mengalami cuaca berawan tebal sepanjang hari tanpa perubahan kondisi cuaca yang signifikan. Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan mengawali hari dengan cuaca berawan tebal sebelum berpotensi diguyur hujan ringan pada sore hari. Kondisi cuaca diperkirakan kembali berawan pada malam hari.

BACA JUGA  IYCA Gelar 'Community Gathering Ngobrol Iklim'

Di Jakarta Utara, BMKG memprakirakan adanya fenomena udara kabur pada pagi hari yang dapat mengurangi jarak pandang. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh tingginya kelembapan udara atau keberadaan partikel halus di atmosfer. Memasuki siang hingga malam, wilayah tersebut diprediksi berawan tebal.

Sementara itu, Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan dinamika cuaca paling tinggi. BMKG memprakirakan hujan petir berpotensi terjadi pada pagi hari, kemudian berlanjut menjadi hujan ringan sebelum kondisi cuaca berangsur berawan tebal pada siang hingga malam.

BMKG mengimbau masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan untuk mempersiapkan perlengkapan antisipasi hujan, terutama di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu.

Selain itu, pengendara yang melintas di kawasan Jakarta Utara diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat fenomena udara kabur terjadi karena dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.(red)