PASURUAN-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Wakil Asisten Perencanaan Kodam (Waasrendam) V/Brawijaya Letkol Inf Dwi Soerjono meninjau sejumlah lokasi yang diusulkan sebagai lahan rencana pembentukan Kesatuan Batalyon TP di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (18/6/2026). Peninjauan tersebut didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko.
Kegiatan itu juga diikuti Pabandya Jemen Srendam V/Brawijaya Letkol Inf Agus Kurniawan beserta tim dari Kodam V/Brawijaya. Secara keseluruhan, sekitar 15 personel terlibat dalam kegiatan peninjauan lapangan tersebut.
Adapun lokasi yang menjadi objek peninjauan meliputi kawasan Perhutani Petak 10i di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, serta area Perhutani di Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Sebelum melakukan peninjauan lapangan, tim menerima paparan mengenai kondisi dan potensi lahan yang direncanakan untuk pembangunan Kesatuan Batalyon TP. Paparan disampaikan oleh Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko bersama Administratur BKPH Pasuruan Ivan Cahyo Susanto.
Dalam pemaparannya, dijelaskan sejumlah aspek yang menjadi bahan pertimbangan perencanaan, antara lain kondisi geografis, luas lahan, aksesibilitas, serta dukungan infrastruktur di sekitar lokasi.
Waasrendam V/Brawijaya Letkol Inf Dwi Soerjono mengatakan peninjauan tersebut merupakan bagian dari tahapan awal untuk memastikan kesiapan dan kelayakan lokasi yang akan diusulkan sebagai area pembangunan satuan baru.
“Kami hadir untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan sehingga dapat diperoleh data yang akurat dan komprehensif sebagai bahan kajian dalam proses perencanaan. Pemilihan lokasi harus mempertimbangkan berbagai aspek, baik strategis, administratif, maupun dukungan infrastruktur,” ujar Dwi Soerjono.
Menurutnya, data hasil peninjauan akan menjadi bahan evaluasi dalam proses perencanaan pembentukan Kesatuan Batalyon TP agar nantinya dapat mendukung pelaksanaan tugas satuan secara optimal.
Sementara itu, Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung seluruh tahapan yang diperlukan dalam proses perencanaan pembentukan satuan tersebut.
“Kami siap memberikan dukungan data, informasi, maupun koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses perencanaan dapat berjalan lancar,” kata Boga.
Ia menambahkan, keberadaan satuan baru di wilayah Pasuruan diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan masyarakat sekitar.
Setelah menerima paparan, tim melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung sejumlah titik batas area di Desa Rebalas, Kecamatan Grati, yang menjadi salah satu lokasi prioritas dalam rencana pembangunan Kesatuan Batalyon TP.(ACZ/01)










