JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, siap menjadi kandang Timnas Indonesia pada ajang ASEAN Championship 2026.
Kepastian itu diperoleh setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi bersama jajaran melakukan peninjauan langsung terhadap stadion dan sejumlah fasilitas pendukung menjelang bergulirnya turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.
Peninjauan dilakukan pada Selasa (30/6/2026) sebagai bagian dari tahapan akhir persiapan Indonesia menjadi tuan rumah dua pertandingan kandang di fase grup ASEAN Championship 2026.
Menurut Yunus Nusi, inspeksi dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pertandingan memenuhi standar penyelenggaraan internasional, mulai dari kondisi lapangan utama, ruang pendukung, hingga lapangan latihan yang akan digunakan oleh Timnas Indonesia maupun tim tamu.
“Kami langsung berkunjung ke Stadion Pakansari. Di sini tentu kami melihat kesiapan stadionnya,” ujar Yunus dalam keterangannya.
ASEAN Championship 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dengan menggunakan format kandang dan tandang.
Timnas Indonesia yang kini ditangani pelatih John Herdman tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Pada fase grup tersebut, Stadion Pakansari akan menjadi markas Skuad Garuda dalam dua pertandingan kandang yang dinilai sangat menentukan peluang Indonesia melaju ke babak berikutnya.
Indonesia dijadwalkan menjamu Kamboja pada 27 Juli 2026, kemudian menghadapi Vietnam pada 3 Agustus 2026.
Laga melawan Vietnam diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di fase grup mengingat rivalitas kedua negara dalam beberapa tahun terakhir di berbagai ajang sepak bola Asia Tenggara.
Pertandingan tersebut juga memiliki arti khusus karena digelar pada hari yang sama dengan pelaksanaan Kongres Tahunan PSSI di Jakarta.
Usai agenda kongres selesai, seluruh peserta dijadwalkan bertolak ke Stadion Pakansari untuk memberikan dukungan langsung kepada Timnas Indonesia saat menghadapi Vietnam.
Menurut Yunus, sinergi antara agenda organisasi dan dukungan kepada tim nasional menjadi bentuk kebersamaan seluruh keluarga besar sepak bola Indonesia.
Selain memeriksa stadion utama, PSSI juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah lapangan latihan yang akan digunakan selama turnamen berlangsung.
Lapangan latihan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional karena akan dipakai oleh seluruh tim peserta untuk menjalani sesi latihan resmi sebelum pertandingan.
Yunus mengatakan hasil inspeksi menunjukkan seluruh fasilitas berada dalam kondisi baik dan siap digunakan.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bogor beserta seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga kualitas Stadion Pakansari sehingga siap menjadi tuan rumah pertandingan internasional.
“Hari ini kami sudah melihat persiapan, khususnya kondisi rumput stadion. Alhamdulillah, terima kasih kepada Bupati Bogor, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Badan Pengelola Stadion Pakansari, termasuk rekan-rekan Garudayaksa,” kata Yunus.
Menurutnya, kualitas rumput lapangan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus karena sangat berpengaruh terhadap jalannya pertandingan dan keselamatan pemain.
Selain rumput stadion, PSSI juga mengevaluasi kesiapan fasilitas ruang ganti pemain, ruang media, tribun penonton, akses kendaraan, ruang medis, area keamanan, hingga berbagai sarana pendukung lainnya.
Seluruh aspek tersebut harus memenuhi standar yang ditetapkan agar penyelenggaraan ASEAN Championship berjalan lancar.
Yunus menambahkan kesiapan tidak hanya difokuskan pada stadion utama, tetapi juga mencakup lapangan latihan yang akan digunakan seluruh kontestan.
“Stadion Pakansari termasuk beberapa lapangan latihan sudah dalam kondisi siap digunakan saat nanti kita menerima tamu dari beberapa negara untuk pelaksanaan ASEAN Championship,” ujarnya.
PSSI berharap kesiapan infrastruktur yang baik mampu memberikan keuntungan bagi Timnas Indonesia sekaligus menghadirkan kenyamanan bagi seluruh peserta turnamen.
Sebagai salah satu stadion berstandar internasional di Indonesia, Stadion Pakansari telah beberapa kali menjadi venue pertandingan penting, baik level nasional maupun internasional.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mendukung penyelenggaraan ASEAN Championship 2026 yang diperkirakan akan menyedot perhatian besar pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, Timnas Indonesia terus menjalani persiapan menghadapi turnamen tersebut di bawah arahan pelatih kepala John Herdman.
PSSI berharap dukungan suporter di Stadion Pakansari dapat menjadi motivasi tambahan bagi Skuad Garuda untuk meraih hasil maksimal di fase grup.
Dengan kesiapan stadion, lapangan latihan, serta dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, PSSI optimistis Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk membuka peluang melaju ke fase gugur ASEAN Championship 2026.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini juga diharapkan semakin memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang siap menggelar kompetisi sepak bola internasional dengan fasilitas yang memenuhi standar dan tata kelola penyelenggaraan yang profesional. (09/AGF).










