JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Padi Reborn kembali menghadirkan inovasi bagi para penggemarnya dengan merilis versi sinematik dari Konser Dua Delapan yang sebelumnya digelar pada 31 Januari 2026. Film konser tersebut diperkenalkan secara perdana melalui acara Exclusive Limited Screening di Studio 1 XXI Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Melalui format layar lebar, Padi Reborn ingin membawa kembali pengalaman konser yang dikemas dengan kualitas audio premium Dolby. Penonton diajak merasakan atmosfer pertunjukan yang sebelumnya mengusung konsep panggung 360 derajat, sehingga sensasi menyaksikan konser dapat dinikmati secara lebih imersif.
Vokalis Padi Reborn, Fadly, mengungkapkan bahwa Konser Dua Delapan menjadi salah satu pencapaian emosional terbesar sepanjang perjalanan bermusik bersama band yang telah berdiri hampir tiga dekade tersebut.
“Konser Dua Delapan adalah salah satu momen musikal paling sakral dan emosional yang pernah kami alami sepanjang karier. Kami merasakan energi yang luar biasa dari Sobat Padi yang hadir,” kata Fadly dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta.
Ia berharap kehadiran film konser ini mampu menghidupkan kembali kenangan malam istimewa tersebut bagi para penggemar.
“Melalui Exclusive Limited Screening Konser Dua Delapan ini, kami ingin merawat dan membagikan kembali kehangatan dan keintiman malam itu,” imbuhnya.
Sementara itu, gitaris Padi Reborn, Satriyo Yudi Wahono atau Piyu, menjelaskan bahwa konsep sinematik sebenarnya telah dirancang sejak awal persiapan konser.
Karena itu, proses dokumentasi dilakukan secara serius dengan melibatkan sekitar 10 kamera yang ditempatkan di berbagai sudut arena pertunjukan.
“Konser Dua Delapan memang dipersiapkan lebih detail, dari awal disiapkan untuk didokumentasikan dengan baik,” kata Piyu.
Dari sisi produksi, perwakilan Megapro Communications, Ahmad Qomaru Zaman, mengungkapkan tantangan terbesar adalah memindahkan pengalaman konser panggung 360 derajat ke dalam format layar bioskop tanpa mengurangi atmosfer aslinya.
“Kami harus memastikan setiap pergerakan kamera, pencahayaan, dan transisi audio mampu mentransfer atmosfer magis di stadion langsung ke hadapan penonton bioskop dan masyarakat luas. Kami juga bangga bisa menjadi bagian dari proses produksi yang monumental ini,” ujar Ahmad.
Hal senada disampaikan Ali Lipto dari NorthStar Entertainment. Menurutnya, konser perayaan 28 tahun perjalanan Padi Reborn memiliki nilai sejarah yang layak diabadikan dalam format audio-visual berkualitas tinggi.
“Visi ini harus dikunci dalam sebuah karya audio-visual premium. Sinema konser ini adalah jawaban untuk menciptakan legacy di industri hiburan Indonesia,” kata Ali.
Tak hanya ditayangkan secara terbatas di bioskop, film konser tersebut juga membuka peluang bagi komunitas Sobat Padi untuk mengadakan acara nonton bareng melalui koordinasi dengan manajemen.
Selain itu, Padi Reborn memastikan film Konser Dua Delapan juga tengah dipersiapkan untuk hadir di platform layanan streaming digital agar dapat dinikmati oleh lebih banyak penonton.
“Megapro dan NorthStar merencanakan untuk tayang via OTT. Nanti akan kita infokan lebih lanjut,” kata Piyu.(04)










