Bupati Asahan Pimpin Hari Pertama Sekolah

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah memimpin upacara hari pertama masuk sekolah di sejumlah SMP Negeri sekaligus menyosialisasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta mengajak seluruh siswa menciptakan lingkungan sekolah yang aman, disiplin, dan bebas perundungan. (Foto: ist/SP)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memanfaatkan momentum hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menyosialisasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat kepada peserta didik.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Bupati Rianto, S.H., M.A.P., dan Sekretaris Daerah Zainal Aripin Sinaga, Senin (13/7/2026).

Ketiga pimpinan daerah itu secara serentak menjadi pembina upacara di sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) SMP Negeri di Kabupaten Asahan sebagai bentuk dukungan terhadap dimulainya proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru.

Bupati Taufik Zainal Abidin memimpin upacara di UPTD SMP Negeri 2 Pulau Bandring.

Sementara Wakil Bupati Rianto bertugas di UPTD SMP Negeri 1 Simpang Empat dan Sekretaris Daerah Zainal Aripin Sinaga menjadi pembina upacara di UPTD SMP Negeri 1 Meranti.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para asisten daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta ratusan siswa yang mengikuti upacara bendera dengan khidmat.

Rangkaian upacara berlangsung sesuai tata upacara bendera, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga pembacaan ikrar siswa.

Dalam amanatnya, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru yang mulai menempuh pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.

BACA JUGA  Pemkab Asahan Kukuhkan Pengurus LLI Perkuat Peran Lansia
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah memimpin upacara hari pertama masuk sekolah di sejumlah SMP Negeri sekaligus menyosialisasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta mengajak seluruh siswa menciptakan lingkungan sekolah yang aman, disiplin, dan bebas perundungan. (Foto: ist/SP)

Ia berharap para siswa menjadikan sekolah sebagai tempat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, meningkatkan prestasi, sekaligus membentuk karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Selamat datang kepada seluruh peserta didik baru. Jadikan sekolah sebagai tempat belajar, berprestasi, serta membangun karakter yang baik agar menjadi generasi yang berkualitas,” ujar Taufik Zainal Abidin.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk kepribadian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Asahan terus mendukung berbagai program pendidikan karakter yang dicanangkan pemerintah pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh siswa menerapkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Gerakan tersebut bertujuan membangun karakter peserta didik melalui kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten sejak dini.

Tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur lebih awal.

Menurut Bupati, penerapan kebiasaan tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi.

“Kebiasaan baik harus dibangun sejak usia sekolah agar menjadi bagian dari karakter anak dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto yang memimpin upacara di UPTD SMP Negeri 1 Simpang Empat menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

BACA JUGA  Rapat Paripurna HUT ke-80 Asahan Tegaskan Pentingnya Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Ia mengingatkan seluruh siswa untuk menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti perundungan (bullying), kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, maupun keterlibatan dalam geng motor.

Menurut Rianto, sekolah harus menjadi ruang belajar yang aman bagi seluruh peserta didik sehingga proses pendidikan dapat berlangsung secara optimal.

Ia juga mengajak siswa membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga persaudaraan antarteman.

“Jangan sampai ada tindakan perundungan ataupun perilaku negatif lainnya di lingkungan sekolah. Mari kita ciptakan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Di lokasi berbeda, Sekretaris Daerah Asahan Zainal Aripin Sinaga mengajak guru, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat sinergi dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang ramah anak, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi.

“Pendidikan yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila sekolah, keluarga, dan masyarakat bekerja sama dalam membina karakter serta memberikan perlindungan kepada anak,” katanya.

Sekda juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program strategis.

BACA JUGA  Pemkab Asahan Periksa Hewan Kurban Jelang Idul Adha 

Program tersebut meliputi peningkatan kompetensi guru, penyediaan layanan pendidikan yang bermutu, penguatan pendidikan karakter, hingga peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran.

Pemerintah daerah berharap seluruh peserta didik di Kabupaten Asahan dapat berkembang menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia.

Melalui momentum hari pertama sekolah, Pemkab Asahan juga ingin menanamkan semangat belajar kepada seluruh siswa sekaligus memperkuat budaya sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan upacara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap semangat yang dibangun pada hari pertama sekolah dapat menjadi fondasi bagi peningkatan mutu pendidikan sekaligus pembentukan karakter peserta didik sepanjang tahun ajaran 2026/2027. (MA/09)