TMMD 129 Bojonegoro Hadirkan Pengobatan Gratis

Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro bersama Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro menghadirkan layanan pengobatan gratis bagi warga Desa Kesongo. (Foto: IST/SP)

BOJONEGORO, SUDUTPANDANG.ID — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Sinergi antara Kodim 0813/Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga di lokasi pelaksanaan TMMD.

Layanan kesehatan gratis tersebut digelar pada Rabu (15/7/2026) sebagai salah satu rangkaian kegiatan nonfisik TMMD ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 Agustus 2026.

Pelayanan kesehatan diberikan untuk mempermudah masyarakat memperoleh akses layanan medis, khususnya warga Desa Kesongo yang berada di sekitar lokasi kegiatan TMMD.

Kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus memperkuat layanan kesehatan dasar di wilayah pedesaan.

Berbagai layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran tekanan darah, konsultasi medis, pemberian obat sesuai diagnosis, hingga penyuluhan kesehatan mengenai pola hidup bersih dan sehat.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro juga menyalurkan bantuan sebanyak 50 bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta 5 kilogram larvasida (abate) untuk mendukung upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

BACA JUGA  Resmi Dibuka, TMMD 129 Bojonegoro Jadi Motor Pembangunan di Wilayah Pedesaan

Bibit TOGA diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber tanaman herbal di lingkungan rumah, sedangkan pembagian larvasida menjadi langkah preventif untuk menekan perkembangan jentik nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan pelayanan kesehatan gratis merupakan salah satu program prioritas dalam kegiatan nonfisik TMMD yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, TMMD tidak hanya bertujuan membangun sarana fisik seperti jalan, drainase, maupun fasilitas umum lainnya, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan sosial, kesehatan, dan edukasi.

“Satgas TMMD yang dilengkapi dengan tenaga kesehatan dari anggota Polkes 05.09.14 Kodim 0813 Bojonegoro terus siaga. Walaupun hari Minggu, kami tetap siap memberikan pelayanan,” ujar Letkol Dedy.

Ia menjelaskan, tenaga kesehatan yang tergabung dalam Satgas TMMD bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan program berlangsung.

Keberadaan tim medis tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan personel Satgas TMMD yang setiap hari melaksanakan berbagai pekerjaan pembangunan di lapangan.

Namun demikian, menurut Letkol Dedy, pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi prioritas utama agar manfaat program TMMD benar-benar dirasakan secara luas.

BACA JUGA  COVID-19 Melonjak di Singapura, Bali Ajukan 5.000 Vaksin "Booster"

“Untuk pelayanan kesehatan gratis hari ini kami selenggarakan khusus bagi warga Desa Kesongo yang berada di sekitar lokasi pembukaan TMMD ke-129. Selanjutnya pelayanan ini akan dilanjutkan di beberapa dusun lainnya hingga berakhirnya pelaksanaan TMMD pada 13 Agustus mendatang,” katanya.

Dengan cakupan pelayanan yang diperluas ke sejumlah dusun, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan yang jaraknya relatif jauh.

Program pengobatan gratis tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Kesongo.

Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus memperoleh obat dan konsultasi medis secara cuma-cuma.

Bagi sebagian warga, layanan ini dinilai sangat membantu karena mampu mengurangi beban biaya pengobatan sekaligus mempercepat akses terhadap pelayanan kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, penyuluhan yang diberikan tenaga medis juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencegah penyakit menular, hingga menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Sinergi antara Kodim 0813/Bojonegoro dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa TMMD merupakan program pembangunan terpadu yang tidak hanya mengedepankan pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA  Dokter Internship Meninggal di Jambi, MGBKI Minta Audit Independen

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pemerintah daerah bersama TNI berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau oleh masyarakat desa.

Pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat dilakukan secara menyeluruh melalui perpaduan pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan semangat gotong royong.

Dengan berlangsungnya berbagai program hingga pertengahan Agustus mendatang, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat yang berkelanjutan, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun peningkatan kesejahteraan.

Kehadiran layanan pengobatan gratis menjadi salah satu bentuk nyata komitmen TNI dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pembangunan dari tingkat desa. (ACZ/09)