Fajar/Fikri Lolos ke Perempat Final China Open 2026

Fajar Fikri Lolos ke Perempat Final China Open 2026
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke perempat final China Open 2026 usai mengalahkan pasangan Jepang Takumi Nomura/Yuichi Shimogami dengan skor 21-19, 21-11. (Foto: ist/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan langkah ke perempat final China Open 2026 setelah menaklukkan pasangan Jepang, Takumi Nomura/Yuichi Shimogami, pada babak 16 besar, Kamis (23/7/2026).

Unggulan kedua tersebut meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-11 dalam pertandingan yang berlangsung di Changzhou, China.

Meski menang tanpa kehilangan gim, Fajar mengakui laga tidak berjalan mudah karena kondisi lapangan yang berbeda dibandingkan pertandingan sebelumnya.

Menurut Fajar, arah angin di lapangan satu menjadi tantangan tersendiri yang memengaruhi strategi permainan. Ia dan Fikri harus cepat beradaptasi agar mampu mengendalikan ritme pertandingan.

“Pertama-tama alhamdulillah bersyukur dengan kemenangan hari ini. Kondisi lapangan satu sangat berbeda dengan lapangan dua kemarin. Arah angin di sini benar-benar kencang,” ujar Fajar usai pertandingan.

Fajar menjelaskan, pada gim pertama pasangan Indonesia mendapat keuntungan bermain dengan arah angin yang lebih menguntungkan.

Namun, mereka justru sempat kesulitan memaksimalkan situasi tersebut karena bermain terlalu hati-hati sehingga gagal langsung menciptakan jarak poin yang aman.

BACA JUGA  Ribuan Warga Kelurahan Banjarmlati Antusias Ikuti Jalan Sehat pada HUT ke-80 RI

“Kami menang angin di gim pertama. Strateginya bagaimana kami harus menurunkan bola, tetapi kami terlalu hati-hati sehingga cukup sulit mengambil keunggulan,” katanya.

Memasuki gim kedua, situasi berubah ketika Fajar/Fikri harus bermain melawan arah angin.

Kondisi tersebut membuat mereka mengubah pola permainan dengan lebih banyak memainkan reli panjang untuk mengontrol tempo pertandingan.

Strategi tersebut terbukti efektif. Fajar/Fikri tampil lebih percaya diri dan mampu mendominasi jalannya pertandingan hingga menutup gim kedua dengan kemenangan telak 21-11.

Keberhasilan itu sekaligus memastikan pasangan Indonesia melangkah ke babak delapan besar turnamen level Super 1000 tersebut.

Di perempat final, Fajar/Fikri akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan Jepang, Hoki/Kobayashi, melawan ganda Korea Selatan, Kang/Ki.

Meski calon lawan memiliki kualitas tinggi, Fajar menegaskan dirinya bersama Fikri tidak ingin terlalu memikirkan siapa yang akan dihadapi.

Fokus utama mereka adalah mempersiapkan kondisi permainan agar tampil lebih baik dibandingkan babak sebelumnya.

“Baik Hoki/Kobayashi maupun Kang/Ki mempunyai permainan yang sangat bagus. Siapa pun lawannya, kami ingin fokus mempersiapkan diri, terutama dari kondisi fokus yang saya rasa belum terlalu maksimal. Semoga besok semakin membaik,” ujar Fajar.

BACA JUGA  Bagas/Fikri Terhenti di Perempatfinal

Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri menyoroti momen krusial pada akhir gim pertama yang menjadi titik balik kemenangan pasangan Indonesia.

Menurut Fikri, dirinya berusaha tetap tenang saat menghadapi reli panjang di poin-poin penentuan. Fokus membaca pergerakan lawan dan arah shuttlecock menjadi kunci keberhasilan menyelesaikan pertandingan.

“Di poin terakhir gim pertama saya mencoba tetap fokus saat reli panjang, membaca pergerakan lawan dan arah bola sehingga bisa mengeksekusi sentuhan dengan baik,” kata Fikri.

Kemenangan atas Nomura/Shimogami menjadi modal penting bagi Fajar/Fikri yang terus menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen.

Selain mampu menjaga komunikasi di lapangan, keduanya juga dinilai semakin solid dalam mengantisipasi perubahan kondisi pertandingan.

China Open merupakan salah satu turnamen bergengsi dalam kalender Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dengan level Super 1000 yang diikuti para pemain terbaik dunia.

Persaingan pada setiap babak berlangsung ketat karena seluruh peserta memburu poin penting untuk meningkatkan peringkat dunia sekaligus menjaga peluang lolos ke turnamen-turnamen besar berikutnya.

BACA JUGA  Timnas Basket U18 Putri Raih Perunggu FIBA Asia Cup 2026

Bagi Fajar/Fikri, keberhasilan menembus perempat final menjadi kesempatan untuk melanjutkan tren positif sekaligus membuka peluang meraih gelar di China Open 2026.

Namun, tantangan dipastikan semakin berat mengingat seluruh pasangan yang tersisa merupakan unggulan dengan kualitas permainan yang merata.

Pasangan Merah Putih diharapkan mampu mempertahankan performa terbaik, meningkatkan fokus, serta beradaptasi dengan kondisi lapangan agar mampu melangkah lebih jauh di turnamen ini.

Dukungan publik Indonesia juga menjadi motivasi tambahan bagi Fajar/Fikri untuk terus mengukir prestasi di level internasional dan membawa pulang hasil terbaik dari China Open 2026. (09/AGF)